Lumajang, (beritajatim.com) – Warga Desa Darungan, Kecamatan Yosowilangun, Lumajang, menyelenggarakan Festival Ketan yang dipenuhi antusiasme dari ratusan peserta, Minggu (29/9/2024).
Sebelum diperebutkan, gunungan hasil bumi dan tumpeng ketan tersebut diarak mengelilingi desa. Mulai dari Dusun Rekesan hingga Balai Desa Darungan, yang menjadi lokasi puncak acara.
Acara grebeg gunungan ini merupakan bagian dari perayaan Hari Jadi Desa Darungan yang ke-37, serta sebagai wujud syukur atas panen melimpah. Desa Darungan memang dikenal sebagai pusat penghasil beras ketan di Kabupaten Lumajang.
“Festival ketan ini digelar untuk memperingati hari jadi desa dan sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen,” ungkap Kepala Desa Darungan, Eko Nur Hadi.
Dalam festival ini, warga berbondong-bondong memperebutkan tiga gunungan berisi hasil bumi berupa sayuran dan buah-buahan, serta 1.000 tumpeng ketan.
Selain itu, tumpeng ketan tersebut terdiri dari berbagai olahan berbahan dasar beras ketan seperti lepet, rengginang, lemper, enten-enten, rangin, dan onde-onde.
Dalam hitungan menit, tiga gunungan hasil bumi serta ribuan tumpeng ketan langsung habis diperebutkan oleh warga yang memadati lokasi acara. Meskipun terjadi kerumunan dan saling berebut, warga tetap merasa senang mendapatkan hasil bumi dan makanan dari tumpeng ketan.
“Meskipun desak-desakan, tapi saya senang. Tadi dapat sayur dan buah-buahan” ujar Bawon, salah satu warga yang ikut dalam keramaian. [dav/but]






