Ponorogo (Beritajatim.com) – Senyum ceria menyelimuti puluhan siswa di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Karangpatihan Kecamatan Pulung Ponorogo. Sekolah mereka, mendapatkan hibah aset pendidikan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur II bersama Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Ponorogo. Selain SDN 2 Karangpatihan, penyerahan hibah aset pendidikan itu, juga untuk SDN 1 Karangpatihan.
Hibah aset pendidikan itu, dari Kanwil DJP Jatim II berupa 8 meja, 8 kursi, serta 4 laptop untuk SDN 1 Karangpatihan. Sementara KPP Pratama Ponorogo memberikan hibah berupa 8 meja, 16 kursi, 1 lemari, dan 4 laptop kepada SDN 2 Karangpatihan.
Aksi sosial bertema Peduli Pendidikan itu, dalam rangka memperingati Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) ke-78. Kegiatan ini, menjadi bagian dari rangkaian peringatan HORI serta wujud nyata kepedulian Kanwil DJP Jatim II terhadap peningkatan kualitas pendidikan di wilayah Jawa Timur.
Kakanwil DJP Jatim II, Agustin Vita Avantin turun langsung ke SDN 2 Karangpatihan untuk menyerahkan langsung hibah aset pendidikan tersebut. Ia menyampaikan bahwa peringatan Hari Oeang ke-78 ini, merupakan momentum bagi DJP untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Salah satu fokus utama aksi sosial kali ini adalah pendidikan, terutama bagi sekolah-sekolah di daerah terpencil yang memiliki fasilitas terbatas.
“Kami berusaha terus berkontribusi bagi masyarakat melalui kegiatan sosial, salah satunya di bidang pendidikan. SDN 2 Karangpatihan di Ponorogo ini adalah contoh sekolah yang sangat membutuhkan perhatian, dan kami merasa bangga dapat berperan dalam membantu peningkatan fasilitas sekolah ini,” ujar Agustin, Kamis (26/09/2024).
Aksi sosial ini merupakan bagian dari program Kemenkeu Peduli dan DJP Peduli yang berkomitmen mendukung pembangunan sosial, termasuk peningkatan sarana pendidikan di daerah yang kurang terfasilitasi. Hibah ini diharapkan dapat meningkatkan fasilitas belajar-mengajar. Sehingga siswa dan pengajar lebih bersemangat dalam menjalankan aktivitas pendidikan.
Agustin menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam memastikan setiap anak di Indonesia mendapatkan akses pendidikan yang layak. Ia menambahkan bahwa membayar pajak memiliki peran penting dalam pembangunan sektor pendidikan, termasuk pengadaan fasilitas sekolah.
“Kolaborasi ini penting untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas. Salah satu manfaat dari pajak adalah mendukung pembangunan infrastruktur pendidikan dan fasilitas sekolah,” tegas Agustin.
Sementara itu, Kepala SDN 1 Karangpatihan menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan oleh DJP Jatim II dan KPP Pratama Ponorogo. Menurutnya, bantuan yang diberikan sangat berarti bagi sekolahnya. Apalagi kelas 6 juga akan menghadapi ujian yang mengharuskan menggunakan laptop atau komputer. Sehingga, bantuan laptop ini, langsung bisa digunakan untuk kegiatan evaluasi rutin tersebut.
“Terimakasih DJP Jatim II dan KPP Pratama Ponorogo. Dengan fasilitas yang lebih baik, kami berharap dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan kondusif,” pungkas Hari.
Selain Kakanwil DJP Jatim II Agustin Vita Avantin, yang juga hadir penyerahan hibah, ada Kabag Umum Eko Budi Setyono, Kepala KPP Pratama Ponorogo Indra Priyadi. [end/aje]






