Mojokerto (beritajatim.com) – Jembatan di Dusun Sumberjati, Desa Karangjeruk, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto ambruk. Jembatan yang berada di perbatasan Kecamatan Dlanggu-Jatirejo ini menjadi salah satu akses utama warga dari dua kecamatan tersebut.
Salah satu warga, Paidi mengatakan, jembatan ambruk sekitar pukul 11.00 WIB. “Sebelum ambruk tadi ada truk bermuatan material dan kendaraan roda empat lewat. Selama ini, setiap hari jembatan dilalui truk bermuatan material,” ungkapnya, Kamis (19/9/2024).
Jembatan ambruk separuh, di sisi selatan. Menurutnya, kondisi jembatan tersebut awalnya sudah mengalami ambles di bagian selatan akibat pondasi bawahnya tergerus banjir. Diduga banyaknya truk muatan material yang lewat menjadi salah satu penyebab ambruknya jembatan.
Kepala Dusun (Kadus) Sumberjati, Nur Afandi menjelaskan, awalnya kondisi jalan jembatan itu mengalami ambles. “Amblesnya tahun ini, saat ini tinggal separuh jalan. Kami sudah melaporkan kejadian ini ke Kepala Desa dan diteruskan ke pihak Kecamatan Jatirejo,” katanya.
Ia berharap kondisi jembatan tersebut bisa segera diketahui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahah Rakyat (DPUPR) Kabupaten Mojokerto. Pihaknya telah memasang papan himbauan agar pengguna jalan mengetahui dan truk muatan material dialihkan lewat Gondang.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, DPUPR Kabupaten Mojokerto, Henry Surya menambahkan, jika gorong-gorong dibawah jembatan merupakan bangunan lama dari rolak batu bata. Tanah diatasnya tergerus hingga jalan beton menggantung dan putus,” tuturnya.
Pihaknya sudah mengecek ke lokasi dan diketahui jika jembatan penghubung dua kecamatan tersebut putus sepajang 3 x 2 meter. Terkait penanganan dan upaya dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto, pihaknya masih akan membahasnya lebih lanjut. [tin/but]






