Ponorogo (beritajatim.com) – BPBD Ponorogo terus berupaya menangani kekeringan yang melanda beberapa wilayah di bumi reog, dengan menyalurkan ribuan liter air bersih. Dalam 1,5 bulan terakhir, BPBD Ponorogo telah menyalurkan sekitar 277 ribu liter air bersih. Jumlah ratusan ribu liter air itu, guna memenuhi kebutuhan air bersih bagi 637 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 10 dusun di 5 kecamatan di Ponorogo.
Wilayah yang paling parah terdampak kekeringan adalah Dusun Dungus, Kecamatan Pulung, dengan jumlah 290 KK yang terdampak. Dusun ini menjadi prioritas karena jumlah keluarga yang membutuhkan air bersih paling banyak dibanding wilayah lainnya.
“Dusun Dungus paling membutuhkan, karena jumlah KK-nya paling banyak,” ungkap Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Ponorogo, Masun, Rabu (18/09/2024).
Masun menyebut bahwa ratusan ribu liter air bersih tersebut berasal dari BPBD, tanpa menghitung bantuan dari instansi lainnya. Jika digabungkan dengan bantuan dari instansi lain, jumlah air bersih yang disalurkan diperkirakan akan lebih besar.
“Jumlah yang kami salurkan itu hanya dari BPBD. Kalau digabung dengan bantuan dari instansi lain, tentu lebih banyak lagi,” jelas Masun.
Lebih lanjut, Masun menjelaskan bahwa kebutuhan air baku untuk minum dan memasak per orang minimal mencapai 60 liter per hari, sesuai dengan acuan dari UNESCO. Kebutuhan tersebut hanya untuk kebutuhan dasar air minum dan memasak. “Itu jumlah minimal untuk kebutuhan dasar air minum dan memasak,” pungkasnya.
Masun pun merinci wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan dan menerima bantuan air bersih. Di Kecamatan Slahung, ada Dusun Krajan Tengah, Desa Wates (95 KK), Dusun Bedog, Desa Wates (35 KK), dan Dusun Jenggring, Desa Duri (52 KK). Di Kecamatan Pulung, bantuan disalurkan ke Dusun Magersari dan Dusun Sukun, Desa Sidoharjo (13 KK), serta Dusun Krajan, Desa Sidoharjo (35 KK), dan Dusun Dungus, Desa Karangpatihan (290 KK).
Sementara itu, di Kecamatan Bungkal, bantuan air bersih diberikan ke Dusun Klatakan, Desa Belang (21 KK) dan Dusun Bungur, Desa Munggu (58 KK). Di Kecamatan Sawoo, terdapat Dusun Krajan, Desa Pangkal (20 KK) dan Dusun Kroyo, Desa Gelang Kulon, Kecamatan Sampung (18 KK).(end/kun)






