Surabaya (beritajatim.com) – Penyakit gagal ginjal adalah kondisi medis di mana ginjal tidak dapat berfungsi dengan baik untuk menyaring limbah dan kelebihan cairan dari darah.
Ginjal yang sehat biasanya menghilangkan produk limbah dan kelebihan cairan dari tubuh melalui urine. Namun, ketika ginjal gagal, tubuh tidak dapat membuang limbah dengan efektif, yang dapat menyebabkan penumpukan racun dan cairan berlebihan di tubuh.
Mirisnya, semakin banyak kasus gagal ginjal yang ditemukan pada mereka yang masih terhitung muda. Tak sedikit pula anak-anak yang sedari dini sudah harus melakukan proses cuci darah.
Dilansir dari kementrian kesehatan, Direktur Jenderal (Dirjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI pada Maret 2024, Dr. Maxi Rein Randonuwu menyatakan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada penyakit gagal ginjal yang ditemukan pada anak muda.
Oleh karena itu, harus ada upaya preventif untuk mengantisipasi penyakit ini. berikut adalah beberapa tips untuk menghindari gagal ginjal dini:
1. Konsumsi Air Putih Secukupnya
Konsumsi air putih yang cukup sangat penting untuk kesehatan ginjal dan dapat membantu mencegah gagal ginjal. Organ ini memiliki fungsi untuk menyaring limbah dan kelebihan cairan dari darah, yang kemudian dikeluarkan melalui urine.
Konsumsi air putih yang cukup memastikan bahwa ginjal memiliki cukup cairan untuk memproses dan mengeluarkan limbah dengan efisien. Jika tubuh kekurangan cairan, ginjal harus bekerja lebih keras, yang dapat meningkatkan risiko kerusakan ginjal.
2. Rutin Lakukan Aktivitas Fisik/Olahraga
Olahraga dan aktivitas fisik secara rutin memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan secara umum dan ginjal secara khusus.
Olahraga teratur membantu menurunkan dan mengendalikan tekanan darah. Hipertensi (tekanan darah tinggi) adalah salah satu faktor risiko utama untuk penyakit ginjal kronis. Dengan melakukan aktivitas fisik secara rutin, tekanan darah dapat tetap normal dan mengurangi risiko kerusakan ginjal.
3. Hindari Menahan Buang Air Kecil
Menghindari buang air kecil atau menahan urine terlalu lama bisa berpotensi membahayakan kesehatan ginjal.
Ketika menahan urine, kandung kemih akan terus terisi dan meluas. Ini dapat menyebabkan tekanan berlebih pada kandung kemih dan ginjal. Jika tekanan ini cukup tinggi, bisa menyebabkan kerusakan pada jaringan ginjal dan mempengaruhi fungsi ginjal.
4. Hindari Terlalu Banyak Minuman Bersoda dan Minuman dengan Pemanis Buatan
Minuman bersoda cenderung memiliki kandungan yang tinggi fruktosa dan fosfat. Fruktosa dan fosfat adalah dua zat yang dapat mempengaruhi kesehatan ginjal jika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan.
Konsumsi fruktosa yang tinggi dapat meningkatkan risiko pengembangan diabetes tipe 2 dan obesitas. Kedua kondisi ini dapat meningkatkan beban kerja pada ginjal dan memperburuk fungsi ginjal dari waktu ke waktu.
Ginjal bertanggung jawab untuk mengatur kadar fosfat dalam tubuh. Konsumsi fosfat yang tinggi dapat meningkatkan beban kerja ginjal, terutama jika fungsi ginjal sudah terganggu.
5. Hindari Minuman Manis Berkalori Tinggi bagi Anak
Minuman kemasan yang sebenarnya ditujukan untuk anak anak, sebenarnya memiliki tambahan gula tersendiri. Tambahan gula inilah yang dapat meningkatkan resiko obesitas yang mengarah pada ginjal anak. [aje]






