Sumenep (beritajatim.com) – Mahasiswa Annuqayah Guluk-guluk yang tengah melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) di Desa/ Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, memilih untuk mengisi KKN dengan kegiatan yang tak biasa.
Para mahasiswa yang tergabung di Posko 19 Desa Rubaru ini turun langsung untuk bersih-bersih sampah Sungai ‘Nung cangkelek’ Dusun Barak Desa Rubaru.
Ketua Posko 19 KKN Universitas Annuqayah Guluk-Guluk, Hayatun Noroein mengatakan, untuk kegiatan peduli lingkungan itu pihaknya menggandeng Pemerintahan Desa Rubaru, Dinas Lingkungan Hidup, Forkopimcam Rubaru, dan Komunitas Sahabat Alam.
“Kami ingin menjaga ekosistem sungai melalui pembersihan sampah di Sungai Nung cangkelek Dusun Barak Desa Rubaru,” katanya, Senin (16/09/2024).
Ia menjelaskan, pembersihan sampah itu diawali dengan pengangkatan sampah dari sungai, kemudian mengangkut sampah tersebut ke tempat pembuangan akhir (TPA) Sumenep.
“Untuk pembuangan sampah ke TPA ini kami difasilitasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep. Jadi DLH yang menyediakan truk untuk mengangkut sampah ke TPA,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Hayatun, pihaknya juga memasang papan peringatan berupa larangan membuang sampah di sungai, serta undang-undang yang mengaturnya.
“Kami ingin kegiatan ini bisa membantu membuat sungai menjadi bersih, sehat, dan nyaman bagi warga masyarakat sekitar khususnya,” ucapnya.
Ia menambahkan, kegiatan peduli lingkungan ini tidak hanya berhenti sampai disini. Para mahasiswa akan menggelar kegiatan lanjutan berupa edukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sungai.
“Harapan kami tentu saja kegiatan ini membawa manfaat, yakni menjaga keseimbangan ekosistem sungai untuk keberlangsungan hidup semua makhluk hidup di sekitarnya,” pungkasnya. (tem/ian)






