Sumenep (beritajatim.com) – Perempuan paruh baya menggegerkan warga Desa Manding Daya, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep. Sebab, dia ditemukan meninggal dunia di dalam sumur.
“Korban diketahui bernama Jumaiyah (45), warga Desa Manding Daya, Kecamatan Manding,” kata Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Senin (16/9/2024).
Jasad Jumaiyah pertama kali ditemukan Masrawi dan Masyani, saudara sepupunya, saat melakukan pencarian korban. Sehari sebelumnya, korban disebut hilang dari rumah. Menurut keterangan keluarga, korban merupakan penyandang status Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
“Ketika melintas di sumur, dua saudara sepupu korban ini melongok ke dalam sumur. Ternyata ditemukan ada korban di dalam sumur,” ungkap Widiarti.
Masrawi dan Masyani langsung mencari anak korban dan Kepala Desa Manding Daya untuk memberitahukan kejadian tersebut. Selanjutnya, Kepala Desa melapor ke Polsek Manding.
Setelah mendapat laporan, anggota Polsek Manding, Koramil Manding, Basarnas, dan BPBD langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap korban. Di sekitar lokasi juga dipasang police line.
Setelah korban berhasil di evakuasi dari dalam sumur, korban pun dibawa ke rumah anak korban untuk di makamkan. Meninggalnya korban diduga akibat kecelakaan sendiri, yakni terpeleset dan tercebur sumur.
Anak korban yang bernama Toyyibah kemudian membuat surat pernyataan di atas materai yang berisi keluarga mengikhlaskan kepergian korban dan menganggap ini sebagai musibah.
“Anak korban menyatakan bahwa ibunya jatuh dan meninggal di dalam sumur karena kelalaiannya sendiri, mengingat ibunya mengalami gangguan jiwa. Keluarga korban mengaku tidak akan menuntut siapapun atas meninggalnya korban,” papar Widiarti. [tem/beq]






