Tuban (beritajatim.com) – Festival Layang-Layang di Desa Tasikmadu, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, sukses memikat perhatian warga. Salah satu layang-layang berbentuk Naga dengan ukuran besar menjadi pusat perhatian karena kreativitas dan keunikannya.
Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, atau yang akrab disapa Mas Lindra, turut menerbangkan layang-layang Naga tersebut bersama Forkopimca. Ia memberikan apresiasi kepada para seniman layang-layang atas dedikasi dan kreativitas mereka dalam menciptakan karya yang mengagumkan.
“Menerbangkan layang-layang ini tidak hanya menuntut keterampilan teknis, tetapi juga kerja sama yang erat. Setiap penarik tali harus bersatu agar layang-layang dapat terbang sempurna,” ujar Mas Lindra. Ia juga menyampaikan bahwa filosofi di balik penerbangan layang-layang ini mencerminkan pentingnya kerja sama dalam pembangunan Kabupaten Tuban.
Kolaborasi dan Gotong Royong untuk Pembangunan Tuban
Mas Lindra menjelaskan bahwa menarik tali layang-layang harus dilakukan searah untuk mencapai hasil yang diinginkan, hal ini sejalan dengan prinsip gotong royong dalam pembangunan. Menurutnya, dukungan dan kolaborasi dari semua pihak diperlukan agar pembangunan di Kabupaten Tuban membawa manfaat yang inklusif bagi seluruh masyarakat.
“Gotong royong dan satu visi yang sama harus terus terjalin agar pembangunan yang kita jalankan dapat dirasakan oleh semua pihak,” imbuhnya.
Lebih dari 150 Layang-Layang Hiasi Langit Tasikmadu
Festival Layang-Layang ini diikuti oleh lebih dari 153 layang-layang yang menghiasi langit Desa Tasikmadu. Kegiatan yang digelar oleh Pemerintah Desa dan Karang Taruna setempat ini merupakan yang pertama kalinya dan sukses mengundang antusiasme masyarakat.
Surmudji, Kepala Desa Tasikmadu, menyampaikan rasa syukurnya atas kehadiran Bupati Tuban yang turut serta dalam festival tersebut. “Kami sangat berterima kasih karena Bupati Tuban berkenan hadir dan ikut serta menerbangkan layang-layang bersama kami,” ujarnya.
Melihat antusiasme penonton yang hadir, Surmudji berencana menjadikan Festival Layang-Layang ini sebagai bagian dari kalender wisata Kabupaten Tuban. “Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Tuban untuk menyusun langkah-langkah selanjutnya,” tutup Surmudji.






