Sampang (beritajatim.com) – Baru saja dilantik, anggota DPRD Sampang sudah beramai-ramai menggadaikan SK ke bank. Sebagai gantinya, para anggota legislative tersebut mendapatkan pinjaman uang dengan jumlah bervariasi.
Kabar anggota DPRD ‘menyekolahkan’ SK itu dibenarkan oleh Direktur Utama (Dirut) Bank Sampang Syaifulloh Asyik. Ia mengatakan, saat ini tercatat sekitar 15 anggota DPRD telah mengajukan pinjaman ke Bank Sampang dengan menjaminkan SK.
“Ada sebagian besar anggota DPRD lama yang memiliki historical bank yang baik. Termasuk juga nasabah anggota DPRD Sampang yang baru dilantik,” terangnya, Rabu (11/9/2024).
Sementara, Sekretaris DPRD Sampang Moh Anwari Abdullah menegaskan bahwa setiap anggota legislatif yang menggadaikan SK ke bank tidak perlu meminta rekomendasi atau persetujuan.
“Pinjaman anggota dewan ke Bank itu merupakan urusan pribadi,” tegasnya.
Masih kata Anwar, terkait pinjaman dengan jaminkan SK tersebut, tidak ada ketentuan yang dilanggar anggota dewan.
“Urusan pinjaman ke bank itu merupakan hak masing-masing anggota dan saya tidak bisa berkomentar karena itu urusan personal,” pungkasnya. [sar/suf]






