Surabaya (beritajatim.com) – Pasangan bakal calon walikota dan wakil walikota Surabaya, Eri Cahyadi – Armuji, akan membentuk tim pemenangan. Eri-Armuji tetap serius meski lawannya adalah kotak kosong alias berstatus calon tunggal di Pilkada Surabaya 2024.
Pembentukan tim pemenangan Eri – Armuji (ERJI) itu, Kata Eri, akan dibahas bersama-sama dengan 18 partai pengusung.
“Insyaallah Senin (hari ini) kita berkumpul dengan tim pemenangan serta semua parpol. Saya matur nuwun sanget, Surabaya hari ini bisa membuktikan akan jadi sejarah ke depan,” terang Eri Cahyadi.
Eri Cahyadi menjelaskan bahwa tim pemenangan nanti akan disepakati melalui rapat partai. Terkait formasi, tugas-tugas, dan siapa nanti nama ketua tim pemenangan.
“Nanti (tim pemenangan) itu kesepakatan parpol. Jadi bumbung kosong dan lawan dua orang head to head itu podo (sama saja),” ungkap Eri Cahyadi Walikota Surabaya itu.
Sementara terpisah, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Dominikus Adi Sutarwijono ketika dikonfirmasi mengatakan, tim pemenangan bagi Eri – Armuji hingga saat ini belum disepakati dan akan diumumkan secara resmi, ketika mendekati masa kampanye.
“Belum (terbentuk). Nanti kalau sudah kan pasti akan diumumka. Segera sebelum masa kampanye,” ucap Ketua DPC PDI-Perjuangan Adi Sutarwijono dikonfirmasi beritajatim.com, Senin (9/9).
Diketahui, pasangan bakal calon walikota – wakil walikota Surabaya Eri Cahyadi – Armuji itu bakal melawan kotak kosong dalam Pilkada 2024. Pasalnya, semua partai politik mendukung dan telah memberikan rekomendasi.
Pasangan petahana itu didukung 18 partai politik. Dengan rincian, PDI Perjuangan, PAN, PKS, PKB, PPP, Demokrat, Gerindra, Golkar, NasDem, dan PSI. Selain itu, partai non parlemen yang terdiri dari Hanura, PBB, PKN, Partai Garuda, Gelora, Partai Ummat, Perindo, dan Partai Buruh. [ama/but]






