Lamongan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus dukung program kinerja karang taruna dalam mengembangkan potensi daerah masing-masing. Salah satunya dengan pembekalan softskill kepada seluruh anggota karang taruna di Lamongan.
Bekal softskill tersebut diberikan melalui kegiatan capacity building karang taruna, dalam rangkaian Hari Bakti Karangtaruna ke-64, yang digelar di Aula Gadjah Mada Pemkab Lamongan, Minggu (8/9/2024).
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menuturkan bahwa momentum ini sangat tepat untuk mewujudkan sumber daya manusia berkualitas.
Menurut Pak Yes, karang taruna memiliki peran dalam mengembangkan potensi generasi muda dan masyarakat, berperan aktif dalam pencegahan dan penanggulangan permasalahan sosial melalui rehabilitasi sosial, jaminan sosial, pemberdayaan sosial, dan perlindungan sosial serta program prioritas nasional. Sehingga kapasitas para anggota harus terus dikembangkan.
“Pelatihan softskill terus kita berikan kepada anggota karang taruna, karena karang taruna memiliki peran membersamai Pemkab Lamongan dalam melanjutkan pembangunan baik secara fisik maupun non fisik,” tutur Bupati tang akrab disapa Pak Yes tersebut.
Pak Yes menegaskan bahwa pengembangan kapasitas sumber daya manusia merupakan investasi jangka panjang. Karena dapat mempengaruhi kualitas SDM untuk pembangunan kedepan.
“Selain itu juga untuk mengatasi keterbatasan sumber daya alam,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Lamongan, Ilham Zubairi, mengatakan karang taruna Kabupaten Lamongan akan menerapkan 4K dalam menjalankan program kerja 5 tahun kedepan yakni, Komitmen, Konsistensi, Konsekuensi, dan Kolaborasi.
“Pada tahun ketiga karang taruna memulai pelatihan soft skill. Lalu pada tahun keempat akan berupaya untuk mendorong UMKM atau unit usaha memiliki aktivitas-aktivitas di luar dari kegiatan profesi yang lain dan tahun kelima akan berupaya untuk mensuplai SDM karang taruna sesuai dengan keunggulan masing-masing,” tutur Ilham. (fak/but)






