Ponorogo (Beritajatim.com) – Dalam pelantikan anggota DPRD Ponorogo periode 2024-2029 yang digelar pada Minggu, 1 Agustus 2024 kemarin, ada satu sosok yang mencuri perhatian publik. Dia adalah Udin Irchamna.
Politikus dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini merupakan wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) Ponorogo IV. Terpilihnya Udin menjadi anggota DPRD untuk lima tahun ke depan, dianggap sebagai kejutan besar. Pasalnya, Udin berhasil duduk di kursi DPRD Ponorogo padahal hanya mendapat 78 suara pada Pemilihan Legislatif (Pileg) Februari lalu.
Keberhasilan Udin menjadi anggota dewan terjadi, setelah calon terpilih dari PPP di Dapil IV, Cipto Prayitno, meninggal dunia beberapa bulan yang lalu. Cipto, yang sebelumnya meraih 6.079 suara, meninggalkan Udin di urutan kedua dengan perolehan suara yang jauh lebih kecil.
Bahkan, Udin sebelumnya berada di nomor urut keenam di PPP Dapil IV, namun akhirnya berhasil melenggang ke DPRD Ponorogo, karena menjadi urutan nomor dua terbanyak dengan 78 suara.
Udin mengakui bahwa terpilihnya Ia menjadi anggota DPRD Ponorogo periode 2024-2029, merupakan anugerah dari Tuhan. Ia sendiri tidak pernah menyangka bahwa pencalonannya pada Pileg Februari lalu itu, akan membawanya menjadi salah satu dari 45 legislator yang duduk di gedung DPRD Ponorogo saat ini.
“Karena ini sudah kehendak Tuhan, saya harus menjalankan amanah sebagai wakil rakyat dari Dapil IV,” ujar Udin pada Senin, 2 September 2024.
Saat itu, Udin mendaftarkan diri sebagai calon legislatif (caleg) dari PPP. Dia sama sekali tidak membayangkan akan menjadi wakil rakyat.
Ia mengaku tidak memiliki modal materi yang cukup untuk berkontestasi dalam Pileg. Kampanye yang dilakukannya pun hanya terbatas pada keluarga dan kerabat dekat.
“Saya tidak pernah membayangkan akan terpilih, karena saya tidak punya modal. Kampanye dulu hanya ke keluarga saja,” katanya.
Udin meyakini bahwa 78 suara yang diperolehnya sebagian besar berasal dari keluarga dan kerabat dekat. Meskipun begitu, Udin berkomitmen untuk bekerja demi kepentingan rakyat, terutama dari Dapil IV. Ia berjanji akan mengawal dan menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah.
“Modal utama saya adalah doa dan restu dari orangtua. Semua aspirasi rakyat akan saya tampung dan sampaikan kepada pemerintah,” tutup Udin. [end/beq]






