Bondowoso (beritajatim.com) – Sebanyak 25 pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) dan 1 Laboratorim Kesehatan Daerah (Labkesda) di Kabupaten Bondowoso bersiap beralih ke sistem keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) tahun ini.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bondowoso, dr. Slamet Santoso mengatakan, pihaknya sedang dalam proses pendampingan, penilaian dan penyusunan dokumen sejak Juni lalu.
“Alhamdulillah, dari 25 puskemas dan 1 Labkesda ini kami akan siap untuk dilakukan penilaian dari beberapa hal yang sudah ditentukan,” kata Slamet kepada beritajatim.com, Jumat, 30 Agustus 2024.
Ia menyebut, penyusunan dokumen dapat meliputi beberapa kategori. Seperti registrasi, laporan keuangan, surat pernyataan kesanggupan audit internal hingga tata kelola keuangan.
“Proses ini harus didampingi untuk meminimalisir adanya kekeliruan, sehingga berdampak pada proses penilaian,” ulas Slamet.
Penilaian akan dimulai pada 10 sampai 12 September 2024 nanti oleh Sekretariat Daerah kabupaten Bondowoso.
“Proses peralihan ke BLUD sudah menjadi ketentuan dari Kementerian kesehatan bahwa seluruh Puskesmas diwajibkan menggunakan sistem keuangan BLUD,” tuturnya.
Ia menambahkan, beberapa dampak positif dalam menggunakan sistem keuangan dalam BLUD.
“Di antaranya yaitu keleluasaan data pengelolaan keuangan bagi puskesmas. Lalu juga terdapat kesempatan untuk memenuhi kecukupan kebutuan tenaga kesehatan,” urainya.
Misalnya kebutuhan tenaga kesehatan di puskesmas masih kurang terpenuhi. Maka bisa dilakukan perekrutan. “Tetapi dengan catatan harus memenuhi kemampuan dari BLUD,” beber Slamet. [awi/beq]






