Surabaya (beritajatim.com) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur (Jatim) mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) Satgas Kontingen Jatim di Aula KONI Jatim pada Kamis, 29 Agustus 2024. Rakor ini merupakan persiapan akhir jelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 di Aceh dan Sumatera Utara.
Ketua KONI Jawa Timur, M Nabil, menyatakan bahwa rakor ini bertujuan untuk mengecek kesiapan seluruh satgas yang akan bertugas di dua provinsi tersebut. “Rakor ini juga untuk menjelaskan kesiapan posko dan sub posko sebagai pusat koordinasi para atlet. Saat ini semuanya sudah siap dan tuntas,” ujarnya.
KONI Jatim merencanakan pemberangkatan satgas pada awal September 2024 untuk mempersiapkan kebutuhan para atlet, mulai dari transportasi, akomodasi, hingga pengecekan jarak antara penginapan atlet dengan venue pertandingan. Beberapa atlet dan ofisial bahkan sudah lebih dulu berangkat karena ada yang perlu mencoba venue dan bertanding sebelum pembukaan resmi.
“Saat ini atlet dan ofisial sudah ada yang berangkat duluan. Karena ada yang harus mencoba venue pertandingan, tapi juga ada yang bertanding sebelum pembukaan,” jelas Nabil. Ia menambahkan bahwa kesiapan fisik dan mental atlet adalah prioritas utama. “Itu yang paling penting, karena duta-duta kita adalah atlet-atlet kita,” tambahnya.
Sebanyak 884 atlet akan diberangkatkan ke Aceh dan Sumatera Utara. KONI Jatim juga telah memetakan kekuatan kontingen di kedua provinsi tersebut dan telah mengirimkan tim pendahulu untuk memastikan akses serta kebutuhan logistik.
“Kami telah memberangkatkan lebih awal tim aju dan puhlata untuk mengidentifikasi akses-akses yang diperlukan. Kami juga sudah menyiapkan menu tambahan dan asupan gizi bagi atlet. Kami selalu memantau kondisi penginapan mereka, termasuk jarak antara penginapan dan tempat pertandingan,” tutup Nabil.
Dengan persiapan yang matang, KONI Jatim optimistis para atlet dapat memberikan performa terbaik mereka di PON 2024. [way/beq]






