Bojonegoro (beritajatim.com) – Seorang warga ditemukan tergeletak di pinggir sungai dengan posisi memegang arde besi kurang lebih 1 meter yang tertancap di tanah. Korban Wijayanto (39) warga Dusun Beton, Desa Megale RT 009 RW 003, Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro itu diduga tewas tersengat aliran listrik.
Kapolsek Kedungadem Polres Bojonegoro Iptu M Sholeh mengatakan, kejadian orang meninggal dunia tersengat listrik itu diketahui terjadi pada Rabu (28/8/2024) sekitar pukul 06.45 WIB. Jasad korban yang tergeletak di tepi sungai itu diketahui saksi saat hendak berangkat ke sawah.
Menurut Iptu M Sholeh, berdasarkan keterangan saksi Abu Arifin (40) warga setempat, jasad korban diketahui saat saksi hendak mengambil air di sungai. Kemudian melihat jasad korban tergeletak di pinggir sungai dengan posisi memegang arde besi kurang lebih 1 meter yang tertancap di tanah.
“Mengetahui hal itu, saksi Abu Arifin segera memanggil saksi Susanto dan memberitahukan bahwa ada orang tergeletak tersengat listrik,” ujarnya.
Setelah itu, kedua saksi kemudian mendatangi rumah orang tua korban dan memberitahukan agar aliran listrik yang disalurkan ke mesin pompa air (jet pump) yang berada di sawah untuk menyiram tanaman tembakau milik korban itu agar dimatikan.
Selanjutnya, warga membawa jasad korban ke rumah duka yang jaraknya sekitar kurang lebih 300 meter dari tempat kejadian perkara. Selain itu, keluarga korban menyadari dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah serta tidak menuntut pihak manapun yang dibuktikan dengan membuat surat pernyataan. [lus/kun]






