Magetan (beritajatim.com) – Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Magetan mengirimkan 250 kadernya untuk mengikuti Apel Kesetiaan kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan para kiai di Bali pada Kamis (22/8/2024). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk soliditas dan komitmen terhadap organisasi serta menjaga NKRI.
“Alhamdulillah kami dari Magetan mengikuti instruksi dari pimpinan pusat untuk giat apel kesetiaan kepada PBNU dan Kyai di Bali,” ujar Ketua PC GP Ansor Magetan Agus Habib Mustofa saat ditemui di Magetan Park.
Pria yang akrab disapa Gus Toev itu mengatakan, apel kesetiaan ini akan berlangsung beberapa hari ke depan. Para peserta akan mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari apel, tausiyah, hingga orasi kebangsaan.
Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memperkuat tali silaturahmi antar kader Ansor serta meneguhkan komitmen terhadap nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.
“Nanti di apel itu pasti akan laut dan akan ada tausiyah dan orasi kebangsaan gitu,” tambahnya.
Menanggapi pertanyaan mengenai arah dukungan politik dalam kegiatan ini, perwakilan GP Ansor Magetan menegaskan bahwa organisasi tidak berniat untuk terlibat dalam politik praktis.
“Kalau mungkin arah dukungan politik itu dari ini sudah ada yang jelas kalau ngomong Ansor urusannya lah organisasi yang sudah kemasyarakatan Islam terkait juga bukan seperti itu. Semuanya instruksi dari pusat kita satu komando untuk dari terutama dan dari pimpinan pusat yang seperti apa nanti yang jelas organisasi Ansor ini adalah menjadi sosial keagamaan dan masyarakat seperti itu,” jelasnya.
Terpisah, Ketua Banser Magetan Sumarwan mengatakan jika Banser murni mengikuti apel kebangsaan. Dia menegaskan tidak ada kaitan dengan Muktamar PKB di Bali.
“Kami mengharap Muktamar PKB aman ya. Namun, kegiatan kami di Bali tidak ada kaitanya dengan PKB,” terang Sumarwan. [fiq/beq]






