Jember (beritajatim.com) – Bupati Hendy Siswanto mendaftarkan momentum ribuan warga peserta upacara peringatan HUT Kemerdekaan ke-79 RI yang mengenakan ikat kepala merah putih, di Stadion Jember Sport Garden, Sabtu (17/8/2024), sebagai rekor ke Museum Rekor Indonesia (Muri).
Dalam acara itu, Bupati Hendy memimpin upacara dengan mengenakan pakaian adat Sumatra Barat di hadapan kurang lebih 20 ribu peserta berikat kepala merah putih. “Ini upacara pertama yang menggunakan Stadion Jember Sport Garden,” katanya, usai upacara.
Hendy menyebut banyaknya peserta upacara yang memakai ikat kepala merah putih luar biasa. “Kami akan masukkan ke dalam rekor MURI ini, karena masih belum pernah ada yang memakai ikat kepala bersama-sama dalam rangka memperingati HUT RI dan menaikkan bendera merah putih. Ini kebanggaan kami semua,” katanya.
Digunakannya JSG untuk kegiatan tersebit, menurut Hendy, membuat gairah berkegiatan lebih meningkat. “Semangar semua kegiatan dengan volume besar bisa dikonsentrasikan di JSG, itu harapan kami ke depan,” kata Hendy.
Hendy juga memuji seorang anggota pasukan pengibar bendera (paskibra) yang tetap menjalankan tugas, kendati terluka karena menginjak paku payung. “Paskibra dilatih tidak main-main. Mereka yang dipilih cukup menjiwai dan sangat tangguh. Mereka tidak tergoyahkan dan mengubah formasi barisan meski pun luka di kaki,” katanya.
Hendy menyebut apa yang dilakukan paskibra yang bertugas memberikan semangat kepada semua orang. “Pesannya: tidak ada masalah sepatu lepas. Kekurangan milik kita, manusia. Kesempurnaan milik gusti Allah. Saya mengapresiasi pelatih dan anak-anakku sekalian. Terus semangat. Luka sedikit tapi tetap berjuang untuk Indonesia, memotivasi anak-anak muda lainnya,” katanya. [wir]






