Bondowoso, (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso menyelenggarakan ngopi bareng bersama forkopimda, pimpinan instansi, OPD, pengusaha, Pokdarwis, petani kopi hingga komunitas di masyarakat, Jumat (16/8/2024) malam.
Ngopi bareng bersama ribuan orang itu tidak hanya ditempatkan di Pendopo Bupati Bondowoso, tetapi juga dihubungkan melalui zoom meeting.
Pj Bupati Bondowoso, Muhammad Hadi Wawan Guntoro mengatakan, acara ini untuk mempererat persaudaraan seluruh lapisan masyarakat di Bondowoso.
“Kita tahu kualitas kopi di Bondowoso sangat bagus. Kita juga punya banyak objek wisata yang patut ditunjukkan kepada dunia,” kata Wawan.
Oleh karenanya, acara ini diharapkan jadi ajang getuk tular penyampaian informasi tersebut.
Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso, Ahmad Dhafir hadir dalam acara tersebut. Ia juga melayangkan pesan Perkopian pada masyarakat. Terutama perihal tata niaga kopi yang diakomodir PT Bondowoso Gemilang (Bogem).
“PT Bogem ini dibentuk untuk membeli kopi dari petani, sehingga petani punya jaminan pasar,” kata legislator PKB ini.
Dengan demikian, ia berharap PT Bogem dibenahi agar bisa menjalankan tugas sebagaimana mestinya. Terlepas sebelumnya dilanda kasus korupsi miliaran pasca dibentuk beberapa tahun lalu.
Administratur Perhutani KPH Bondowoso, Misbahul Munir juga menyoroti tentang Bondowoso Republik Kopi (BRK) di sektor hulu.
“Bondowoso memiliki potensi yang cukup bagus dengan ketinggian yang ideal untuk budidaya tanaman kopi. Tanah di Bondowoso juga sangat cocok untuk pertumbuhan kopi,” nilai Munir.
Ia juga memiliki program untuk merapikan pendataan petani kopi yang bekerjasama dengan Perhutani.
“Dengan Pola by name by addrees and by obyek dapat dipastikan hasil pertanian kopi di kabupaten Bondowoso bisa maksimal, karena pengawasan dan pengelolaanya dapat terkontrol dengan baik,” tuturnya.
Mereka yang menikmati kopi tidak hanya di pendopo Bupati, melainkan juga di tempatnya masing-masing. Seperti halnya pegawai di Dinas Binamarga, Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (BSBK) Bondowoso.
“Ada sekitar 200 pegawai kami yang ikut ngopi bareng lewat zoom di kantor dinas,” kata Plt Kepala Dinas BSBK Kabupaten Bondowoso, Ansori.
Dinas BSBK Bondowoso memiliki 10 Unit Pelaksana Teknis (UPT). Masing-masing 5 UPT Binamarga dan 5 UPT Sumber Daya Air.
“Total SDM di BSBK Bondowoso 700 an orang. Kami menyambut antusias acara ngopi bareng ini, karena semakin mempererat tali silaturahmi antar pegawai,” ungkapnya. [awi/beq]






