Sidoarjo (beritajatim.com) – Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo M. Bahrul Amig menyebut bahwa kita belum merdeka dari sampah.
Hal itu disampaikan saat menggelar upacara peringatan Proklamasi Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia yang berlokasi di tengah tumpukan sampah di TPA Jabon, Sabtu (17/8/2024).
Puluhan pekerja tempat pembuangan akhir (TPA) Griyo Mulyo sejenak menjeda aktivitasnya dan berdiri khidmat mengikuti upacara peringatan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
Tak hanya diikuti oleh para pekerja TPA Griyo Mulyo, upacara juga diikuti oleh para pemilah sampah binaan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo. Sekeliling tumpukan sampah juga banyak bendera merah putih ditancapkan.
Dalam upacara, para pekerja juga menggunakan kostum safety yang biasa dibuat untuk bekerja. Di lokasi juga tampak ada beberapa alat berat yang setiap hari dioperasikan untuk mengurai sampah.
“Masalah mengatasi sampah, bukan hanya wewenang pemerintah namun juga harus ada peran masyarakat,” ucapnya.
Saat ini, lanjut Bahrul Amig, TPA Jabon menjadi tempat pengolahan terpadu. Dalam setiap harinya mengolah lebih dari 500 ton sampah.
“Dengan momentum ini saya mengingatkan agar setiap rumah tangga semakin peduli pada sampah yang akan dibuang. Sehingga sampah bisa diolah dan dimanfaatkan,” imbuhnya. (isa/ian)
![Gelar Upacara Kemerdekaan di TPA, Kepala DLHK Sidoarjo Ingatkan Pentingnya Merdeka dari Sampah Upacara peringatan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus di TPA Jabon. [Ismail/Beritajatim.com]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2024/08/20240817_093318_11zon.jpg)
![Upacara peringatan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus di TPA Jabon. [Ismail/Beritajatim.com]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2024/08/IMG-20240817-WA0004_11zon.jpg)





