Ngawi (beritajatim.com) – Dinas Perindustrian Perdagangan dan Tenaga Kerja Ngawi menginventarisir kerugian imbas kebakaran yang menghanguskan sebagian Pasar Gentong di Desa Gentong, Paron, Ngawi, Jawa Timur, pada Rabu (07/08/2024) malam.
Sebanyak 25 pedagang dilaporkan mengalami kerugian akibat kebakaran yang menghanguskan kios-kios mereka.
Kepala DPPTK Ngawi Kusumawati Nilam mengungkapkan bahwa sebagian besar pedagang yang terdampak menjual berbagai macam barang, mulai dari bahan pokok seperti beras, hingga mainan anak-anak.
“Kami masih melakukan pendataan secara menyeluruh untuk mengetahui total kerugian yang dialami para pedagang,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Ngawi berkomitmen untuk membantu para pedagang yang terdampak. Rencananya, akan dilakukan identifikasi terkait relokasi sementara bagi para pedagang.
“Kami akan berupaya mencarikan lokasi yang strategis dan tidak terlalu jauh dari lokasi Pasar Gentong agar para pedagang dapat segera kembali beraktivitas,” tambah Nilam.
Meskipun belum ada data yang akurat mengenai total kerugian, namun Bupati memperkirakan kerugian yang dialami para pedagang bisa mencapai ratusan juta rupiah.
“Ada beberapa pedagang yang mengaku mengalami kerugian sekitar Rp20 juta, namun masih banyak pedagang lain yang belum bisa memberikan estimasi yang akurat,” jelasnya.
“Kami akan mendengarkan masukan dan saran dari para pedagang terkait bantuan yang mereka butuhkan,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Ngawi akan berupaya memberikan bantuan kepada para pedagang yang terdampak kebakaran. Namun, terkait bentuk dan besaran bantuan yang akan diberikan, Bupati masih enggan merinci lebih lanjut.
“Kami akan mengupayakan yang terbaik untuk membantu para pedagang. Besok akan kami bahas lebih lanjut terkait bentuk bantuan yang akan diberikan,” pungkasnya. [fat/ian]






