Ponorogo (beritajatim.com) – Stadion Gelora Batoro Katong (GBK) Ponorogo sedang dalam perbaikan. Rumput stadion diganti dengan jenis Zoysia Japonica, yang diklaim sesuai dengan standar FIFA. Ke depan, usai perbaikan rumput tersebut, stadion GBK Ponorogo bakal dilarang untuk kegiatan konser musik. Konser bisa diarahkan ke Lapangan Panahan atau Alun-alun Ponorogo.
“Lapangan stadion dengan rumput yang baru ini, jelas tidak boleh untuk kegiatan konser,” kata Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edi, Kamis (08/08/2024).
Judha memperjelas lagi bahwa nantinya untuk konser musik yang mempergunakan lapangan rumput di stadion, tidak akan diizinkan. Sebab, Disbuparpora khawatir rumput baru yamg diklaim berstandar FIFA itu akan rusak. Karena pasti rumput itu, akan diinjak-injak oleh banyaknya penonton yang melihat konser. Judha pun menyarankan, acara konser bisak dilakukan di tempat lain.
“Jadi konser bisa dilakukan di lapangan Panahan atau tempat lain,” ungkapnya.
Judha mengatakan bahwa diperkirakan pengerjaan pergantian rumput ini, akan selesai pada bulan Oktober 2024 nanti. Pihaknya saat ini, juga sedang merumuskan, paska perbaikan rumput stadion, apakah bisa digunakan untuk umum. Sebab, di dalam dalam juga ada lintasan lari. Atau, hanya difokuskan fungsinya khusus untuk sepakbola.
“Jika dibuka untuk umum, solusinya nanti akan dipasangi pagar keliling di lapangan sepakboka itu,” katanya.
Rumput yang saat ini ditanam, tentu butuh perawatan khusus. Bahkan untuk masuk ke lapangan tersebut, harus menggunakan sepatu sepakbola. Sehingga pihaknya juga harus mencari solusi yang tepat agar semua terfasilitasi.
“Ya rumput harus di jaga dan dirawat. Jadi tidak sembarangan yang masuk lapangan, yang memakai sepatu bola, ini dilakukan untuk kebaikan stadion juga,” pungkasnya. (end/but)






