Surabaya (beritajatim.com) – Ipuk Fiestiandani sebagai petahana di Banyuwangi mendapatkan rekomendasi dari Partai Golkar untuk maju kembali pada Pilkada 2024. Ipuk menggandeng Sekdakab Banyuwangi Mujiono.
Rekom Golkar itu diberikan kepada istri Menteri Pendayahgunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Abdullah Azwar Anas di kantor DPD Partai Golkar Jatim, Jalan Ahmad Yani Surabaya, Minggu (4/8/2024) malam.
Ketua Golkar Jatim, Muhammad Sarmuji mengatakan, sebelum keluarnya rekom telah melalui analisa dan komunikasi politik yang panjang.
“Selain punya visi dan misi membangun daerah sama dengan Golkar, tentunya karena juga punya kans menang yang besar,” tegas Sarmuji.
Dia yakin, dengan latar belakang pemerintahan yang baik pada lima tahun sebelumnya, petahana Banyuwangi akan semakin bisa memenangkan hati masyarakat Banyuwangi.
Ipuk sendiri mengaku terus menjalin komunikasi politik dengan partai lain, selain Partai Golkar. Yakni, Partai Demokrat, PPP dan PDI Perjuangan.
“Membangun Banyuwangi tidak bisa sendirian, tapi harus bergotong royong dengan semua elemen,” tuturnya.
Ipuk memimpin Banyuwangi sejak 2020 setelah menang Pilkada Banyuwangi melawan pasangan Yusuf Widyatmoko-Muhammad Riza Aziziy. Dia meneruskan jabatan Abdullah Azwar Anas, suaminya yang sudah 2 periode memimpin Banyuwangi sejak 2010 sampai 2020.
Selain kepada bakal calon bupati dan wakil bupati Banyuwangi, Golkar juga memberikan rekom kepada delapan pasangan bakal calon kepala daerah lainnya di Jatim.
Ke-8 daerah tersebut, yakni Muhammad Haris-Lora Fahmi Abdul Haq Zaini (Kabupaten Probolinggo), Muhammad Bin Muafi-Abdullah Hidayat (Sampang), dan Hari Wuryanto-Purnomo Hadi (Kabupaten Madiun).
Selanjutnya, Karna Suswandi-Khoironi (Situbondo), Moch Nur Arifin-Syah Natanegara (Trenggalek), Ita Triwibawati-Zuli Rantauwati (Nganjuk), Boni Laksamana-Bagus Rizki Dinarwan (Kota Madiun), dan Onny Anwar-Dwi Rianto (Ngawi). [tok/aje]







