Sumenep (beritajatim.com) – Menjelang pelaksanaan Pilkada 2024, Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso didampingi jajaran pejabat utama Polres, mengunjungi Pondok Pesantren Al Karimiyyah, Desa Baraji, Kecamatan Gapura.
“Kunjungan ini merupakan silaturahmi kami ke tokoh-tokoh agama di Sumenep. Apalagi saat ini Pilkada sudah dekat. Kami ingin meminta dukungan para tokoh agama untuk menciptakan ‘cooling system’ dalam Pilkada,” kata Kapolres, Kamis (01/07/2024).
Cooling System merupakan sistem pendingin yang digunakan apabila ada permasalahan terkait Pilkada. Sistem ini mengutamakan pendekatan preemtif dan preventif, dengan fokus pada pencegahan konflik.
“Cooling system ini kami laksanakan di seluruh kecamatan dan desa di Kabupaten Sumenep. Sistem ini mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan tetap kondusif selama tahapan Pilkada 2024,” papar Henri.
Ia mengungkapkan, dalam masa menjelang Pilkada, seringkali muncul isu atau berita hoaks yang rawan memicu keributan dan perpecahan di masyarakat.
“Karena itu, kami berharap ada peran serta tokoh agama dan tokoh masyarakat. Termasuk Pak ķyai Busyro sebagai pengasuh Pondok Pesantren Al Karimiyyah, kami sangat berharap bisa membantu menyejukkan apabila sewaktu-waktu ada gejolak di masyarakat,” ujarnya.
Sementara, pengasuh Pondok Pesantren Al Karimiyyah, KH A. Busyro Karim yang juga mantan Bupati Sumenep ini mengucapkan terima kasih atas kunjungan Kapolres dan jajaran ke pondoknya. Ia mengaku siap untuk membantu menjaga situasu Kamtibmas agar tetap aman dan damai.
“Kami siap bersinergi dengan aparat kepolisian untuk bersama-sama menciptakan situasi yang kondusif selama tahapan Pilkada,” ucapnya.
Sesuai jadwal tahapan dari KPU RI, Pilkada Serentak 2024 akan dilaksanakan pada 27 November. (tem/but)






