Jakarta (beritajatim.com) – Ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti gagal mendapatkan satu kemenangan pun di babak grup Olimpiade 2024 di Paris 2024, Prancis.
Dalam pertandingan terakhirnya di Olimpiade pada Selasa (30/7/2024), Apri/Fadia dikalahkan wakil Malaysia Tan Pearly/Thinaah Muralitharan dengan skor 18-21, 9-21.
Hasil minor yang didapatkan dalam laga di Porte De La Chapelle Arena tersebut membuat Apri/Fadia harus pulang lebih awal ke Indonesia. Sebab, Apri/Fadia tidak mengoleksi satu pun kemenangan dalam pertandingan di fase grup Olimpiade 2024
“Sebenarnya kami pada saat di pelatnas pun sudah mempersiapkan yang terbaik, saya pelatih, dan semua tim ganda putri, dan di Chambly juga sama kami terus mengasa apa yang kami harus persiapkan. Dan memang di olimpiade kali ini berbeda, jadi untuk saya hawanya juga sangat berbeda,” ujar Apriyani selepas pertandingan.
Sementara itu, Fadia mengaku sangat sedih dan kecewa. Karena di tiga pertandingan ini kalah semua. Namun di sisi lain, Fadia mengambil banyak pelajaran dalam debutnya di Olimpiade.
“Pelajaran yang paling berharga banget buat aku, terutama karena ini olimpiade pertama buat aku, perjalanan ke sini tidak mudah juga, dari kita singkat banget ya, pelan-pelan 2022, sempat naik turun, sempat cedera juga, banyak juga sih struggle yang kita lewatin pastinya pembelajaran paling berharga untuk terus berproses,” ujar Fadia. (faw/ian)






