Ponorogo (beritajatim.com) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo, peringatkan dengan keras pemilik kandang ayam yang berada di lingkungan Desa Koripan dan Desa Kalisat, Kecamatan Bungkal. Pasalnya, sejak adanya kandang ayam yang tidak terlalu jauh dengan pemukiman, warga diserbu oleh ribuan lalat dan polusi bau tak sedap.
Warga sekitar menuding bahwa permasalahan lalat dan bau tak sedap itu, terkait adanya kandang ayam yang sudah ada sejak 2 tahun terakhir itu. Timbulnya permasalahan itu, diduga pemilik kandang diduga membuang limbah sembarangan dan mengelola kandang ayam tidak sesuai dengan standard operating procedure (SOP).
“Kita sudah lakukan mediasi untuk kedua belah pihak. Untuk pemilik kandang sudah kita peringatkan untuk terakhir kalinya,” kata Kabid Penataan, Penataan, Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (P4LH) DLH Ponorogo, Arief Kurniawan, Senin (19/07/2024).
Arief menyebut pihaknya memperingatkan keras, kepada pemilik kandang untuk memperbaiki kondisi kandangnya. Pihaknya tidak segan-segan menutup peternakan tersebut, jika masih dijumpai permasalahan tersebut. Sehingga keadaan itu bisa mengganggu aktivitas warga yang berada di sekitar kandang. Beruntung, pemilik kandang juga kooperatif, sehingga dirinya masih memberikannya kesempatan untuk memperbaiki kandangnya. “DLH, Satpol PP dan Damkar akan menindak jika kejadian itu terulang lagi,” katanya.
Sementara itu, Nurdianto, pemilik kandang menyebutkan bahwa kemunculan lalat dan bau menyengat itu bukan suatu kesengajaan. Permasalahan itu terjadi dipicu oleh masa panen yang terjadi beberapa minggu terakhir, dan kemungkinan ada kebocoran dari terpal penutup kandang. “Kita akan terapkan SOP lama, yakni pemasangan sekam lagi, agar tidak bau,” kata Nurdianto. (end/kun)






