Ponorogo (beritajatim.com) – Truk penyapu jalan atau road sweeper milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo, bakal beroperasi di jalanan bumi reog pada bulan Agustus nanti. Saat ini, DLH Ponorogo masih mengerjakan kelengkapan dokumen administrasinya, supaya kendaraan seharga miliaran rupiah itu, bisa beroperasi di jalan raya.
“Beroperasi diperkirakan pertengahan bulan Agustus nanti. Sebelum beroperasi, kita siapkan dokumennya, seperti STNK maupun buku KIR,” kata Kepala DLH Ponorogo, Gulang Winarno, Senin (29/07/2024).
Selain menyelesaikan kelengkapan dokumen, Gulang menyebut pihaknya juga akan menyiapkan rute jalan yang akan disapu oleh road sweeper tersebut. Hal itu sangat penting, jangan sampai saat beroperasi, jalannya malah belum siap. Sebab, ketika jalan itu akan disapu, maka jalan harus steril dari kendaraan yang terparkir di kanan dan kiri jalan. “Kalau dilewati oleh road sweeper, jalan harus benar-benar steril dari kendaraan yang ada di tepi-tepi jalan gitu,” katanya.
Untuk mensosialisasikan kepada warga di tengah kota terkait sterilisasi jalan, pihaknya menggandeng pemangku kebijakan di wilayah kota, untuk mengajak bicara masyarakat. Bahwasanya, di jam-jam tertentu, jalan di depan rumah mereka akan dilewati oleh road sweeper. Sehingga, saat itu jalan di depan rumah harus steril.
“Nanti dengan Pak Camat dan Pak Lurah dan para warga yang rumahnya di tepi jalan yang jadi rute road sweeper, diajak komunikasi. Bahwa di jam-jam tertentu dilewati road sweeper dan harus steril,” katanya.
Untuk diketahui sebelumnya, demi memberikan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman bagi warganya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo membeli truk penyapu jalan (road sweeper). Truk seharga Rp3,7 miliar itu, digadang-gadang bisa meningkatkan kebersihan wilayah perkotaan. Diharapkan truk tersebut cepat beroperasi dengan menyapu jalan-jalan protokol. (end/kun)






