Surabaya (beritajatim.com) – Mahasiswi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) meneliti kearifan lokal Kayangan Api di Kabupaten Bojonegoro. Dia adalah Via Aprilia Nugraha dari Prodi S1 Pendidikan Fisika.
Dalam penelitian skripsinya, Via membahas penerapan model pembelajaran problem based learning berbasis kearifan lokal Kayangan Api di Bojonegoro.
Adapun judul skripsi tersebut yakni ‘Implementasi model problem based learning (PBL) berbasis kearifan lokal kayangan api untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik SMA’.
“Saya lebih fokus pada bagaimana model pembelajaran berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan respons peserta didik. Penelitian saya ini terbilang baru dan belum pernah dilakukan sebelumnya,” kata Via, Rabu (24/7/2024).
Kayangan Api, lanjutnya, merupakan tempat yang biasanya hanya digunakan untuk wisata, tetapi memiliki konsep fisika di dalamnya dan digunakan dalam pembelajaran langsung maupun tak langsung.
“Dari penelitian saya menunjukkan bahwa Kayangan Api tidak hanya sebagai tempat wisata, tetapi juga sebagai pembelajaran fisika yang menarik dan dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik,” ucapnya.
Dalam sidang skripsinya, Via pun mendapatkan apresiasi dari para penguji. Sidang skripsi ini dipimpin Prof Nadi Suprapto sebagai ketua sidang, dan Utama Alan Deta, SPd MSi, dan Dra Suliyanah sebagai penguji.
Mereka memberikan apresiasi terhadap penelitian Via Aprilia Nugraha karena penelitian unik dan baru pertama kali digunakan dalam skripsi. [ipl/ian]






