Malang (beritajatim.com) – Unisma (Universitas Islam Malang) melalui acara bertajuk Gebyar Muharram memberi santunan kepada sekitar 1.500 anak yatim piatu dan dhuafa. Pemberian santunan berlangsung di Gedung Bundar Al-Asy’ari pada Rabu (17/7/2024) siang.
Rektor Unisma, Prof. Junaidi Mistar, Ph.D., menuturkan bahwa gebyar muharram selalu rutin diadakan tiap tahun, termasuk pada bulan muharram 1446 Hijriah ini. Melalui kegiatan tersebut, seluruh civitas akademika Unisma berharap berkah yang memberi kemajuan bagi kampus.
Dijelaskan Rektor Unisma periode 2024-2028 ini, sebanyak 1.500 anak yatim piatu dan dhuafa berasal dari Malang Raya dan luar Malang. “Kemungkinan ada juga yang dari luar Malang yang terpenting kita usahakan mencapai target 1.500 itu,” jelas Prof Jun.
Prof Junaidi melanjutkan dengan menggelar acara semacam ini, Unisma dapat berbagi kebahagiaan bersama anak yatim. Dalam kesempatan ini, pihaknya memberi motivasi kepada mereka.

“Kita mendoakan anak yatim, agar mereka menjadi orang soleh dan pintar dan dapat berkembang dengan bakat dan minat yang mereka miliki. Kita juga meminta doa dari anak yatim, agar Unisma lebih berjaya,” katanya dengan berdoa.
Sementara itu, salah satu menerima santunan Muhammad Raihan Dwi Putra asal Mergan kota Malang mengaku sangat senang. “Ya, saya sangat senang. Saya datang dengan teman-teman ke sini naik mikrolet. Alhamdulillah Unisma baik, sudah mengajak saya ke sini,” ucapnya dengan raut bahagia.
Dalam aksi santunan ini, tampak ribuan anak yatim bersama pendampingnya datang. Mereka datang bergerombol dengan memakai kendaraan umum secara berkelompok maupun kendaraan pribadi.
Anak yatim piatu maupun dhuafa yang memperoleh santunan terlihat senang dan gembira berada dalam kegiatan tersebut. Mereka diajak bersholawat, berdoa, dan kemudian mendapat paket santunan berupa uang tunai dan bingkisan yang dibawa pulang. [dan/suf]






