Tuban (beritajatim.com) – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sidonganti 2 di Dusun Suco, Desa Sidonganti, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, terbakar pada Jumat (12/7/2024). Kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik ini membuat bagian atap gedung sekolah tersebut hangus.
Kepala Bidang Pemadaman Kebakaran Satpol PP dan Damkar Tuban, Sutaji mengatakan, konsleting listrik terjadi di ruang Kelas VI.
“Api diduga muncul dari kelas 6 yang membakar kuda-kuda plafon atap yang terbuat dari kayu, lalu merembet ke ruang Kelas V (5),” ucap Sutaji, Sabtu (13/7/2024).
Adapun fasilitas yang terbakar meliputi meja dan kursi totalnya sebanyak 56 unit, 2 buah kipas angin, serta beberapa alat peraga belajar mengajar.
“Kerugian materiil akibat kejadian ini ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta,” terang Sutaji.
“Saat saksi mencoba untuk mendekat, tiba-tiba api langsung membesar dan menjalar ke atap ruangan Kelas V,” kara Adi Triwono.
Karena panik, saksi lantas berteriak meminta tolong dan teriakan tersebut mengundang warga sekitar berbondong-bondong datang ke SDN Sidonganti 2.
“Warga berusaha memadamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya, agar tidak merembet ke ruangan yang lain,” ungkap Adi.
Selain itu, beberapa warga juga berinisiatif menurunkan genteng dan plafon di ruangan Kelas V, namun api begitu cepat merembet.
“Selanjutnya warga melaporkan kejadian ini ke Damkar Tuban,” pungkasnya. [ayu/beq]







