Surabaya (beritajatim.com) – Pengamanan Kota Lama Surabaya diperketat. Sebanyak 100 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) diterjunkan untuk menjaga Kota Lama pasca peresmian pada Rabu, 3 Juli 2024.
Kepala Satpol PP Surabaya, M Fikser mengatakan, 100 personel tersebut akan berjaga selama 24 jam setiap hari. Mereka ditempatkan di empat zona Kota Lama.
“Wisata Kota Lama terbagi beberapa zona, antara lain Eropa, Pecinan, Arab, Melayu. Kita menurunkan rata-rata 100 petugas yang stand by di empat lokasi itu,” papar Fikser, Kamis, 4 Juli 2024.
Menurut Fikser, pengawasan terhadap Kota Lama itu dilakukan secara tertutup. Dengan skema patroli, serta pemantauan kamera CCTV di lokasi.
“Pengawasan ini 24 jam non stop. Dengan patroli sepeda angin, patroli mobil, kemudian pos pantau CCTV yang sudah kita pasang,” terangnya.
Fikser menegaskan, bahwa memperketat situasi keamanan di Kota Lama ini agar tidak terjadi hal hal tidak diinginkan. Kata Fikser, seperti antisipasi kejahatan atau pencurian yang selama ini sudah terjadi.
“Dua minggu kemarin, ada barang kursi yang ada di Kota Lama itu diambil (dimaling), tapi beruntung ditemukan. Kemudian ada sekelompok orang yang dicurigai akan mencuri jaringan kabel,” tutup Fikser. [ram/beq]






