Pasuruan (beritajatim.com) – Setelah melalui .proses yang sangat panjang, panitia khusus (Pansus) Kopi Kapiten telah menyelesaikan penyusunan rekomendasi. Penyusunan rekomendasi ini diharap bisa menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam mengembangkan program kopi unggulan.
Ketua Pansus Kopi Khas Kabupaten Pasuruan, Najib Setiawan, menjelaskan bahwa penyusunan rekomendasi dilakukan dengan melibatkan semua anggota pansus. “Artinya semua pendapat anggota kami dengar dan kami tampung. Sekarang dalam proses inventarisasi semua,” jelas Najib.
Meski rekomendasi sudah tersusun, Najib menyebut bahwa pansus masih perlu meluangkan waktu untuk menyelesaikannya dalam rapat internal guna mencapai kesepakatan seluruh anggota. “Bentuk rekomendasinya sudah ada, sudah ada poin-poinnya, tinggal finalisasi saja,” ujarnya.
Najib menargetkan bahwa rekomendasi tersebut akan selesai dalam minggu ini. Setelah finalisasi, rekomendasi akan diserahkan kepada pimpinan dewan untuk disampaikan kepada eksekutif melalui forum paripurna. “Nanti akan disampaikan secara terbuka melalui sidang paripurna,” katanya.
Najib belum mengungkapkan isi rekomendasi secara detail, namun ia memastikan bahwa rekomendasi tersebut akan berfokus pada pengembangan program kopi unggulan di Kabupaten Pasuruan. “Pokoknya semua demi kemajuan kopi Pasuruan,” tandasnya.
Dengan selesainya rekomendasi ini, diharapkan pengembangan kopi khas Pasuruan dapat berjalan lebih terarah dan terencana, membawa manfaat bagi perekonomian daerah dan kesejahteraan petani kopi setempat. (ada/but)






