Tuban (beritajatim.com) – Persoalan pembangunan gedung Instalasi Perawatan Intensif Terpadu (IPIT) RSUD Dr Koesma Tuban hingga saat ini belum rampung.
Hal ini dipicu adanya pro kontra soal lahan yang sudah ditempati oleh warga dari relokasi tahun 80-an hingga kini.
Direktur RSUD Dr Koesma Tuban Moh Masyhudi berharap semuanya diberikan kelancaran dan tidak mengedepankan egonya masing-masing.
“Doakan saja ya semuanya lancar, itu saja ya,” ucap Moh Masyhudi saat berada di DPRD Tuban.
Saat ditanya perihal warga bakal digusur, ia menyampaikan bahwa kewenangan gusur menggusur adalah Pemerintah Kabupaten Tuban.
“Saya tidak bisa berkomentar karena itu dari pemerintah,” kata Masyhudi.
Adapun ia menyampaikan lahan yang dibeli luasnya sekitar 4800 dengan nilai permeternya sekitar Rp 3 juta.
“Untuk targetnya bulan depan ini lah ya, mudah-mudahan,” tutup Masyhudi.
Sebagai informasi, lahan yang akan dijadikan gedung IPIT ini tendernya sudah dimenangkan oleh PT Delta Buana Konsultan dan ditargetkan pembebasan lahan selesai pada bulan februari lalu, namun hingga 30 juni 2024 belum juga tuntas. [ayu/ted]






