Malang (beritajatim.com) – Arema FC menginginkan berkandang di Stadion Soepriadi Blitar untuk Liga 1 putaran pertama musim 2024-2025. Mereka pun terus melakukan pendekatan dengan Pemkot Blitar agar rencana ini bisa terealisasi.
Manajer Operasional Arema FC, Sudarmaji mengatakan bahwa mereka sangat yakin bisa berkandang di Stadion Soepriadi. Soal kekhawatiran terjadi kerusuhan suporter mereka akan memaparkan soal regulasi terbaru tentang larangan suporter tamu datang di laga kandang pada Pemkot Blitar.
“Kita juga memahami dinamika seperti yang disampaikan oleh wali kota Blitar. Kita perlu memberikan penjelasan secara regulatif termasuk bagaimana cara kita mengantisipasi hal yang dikhawatirkan karena itu kan yang disampaikan adalah kasus tahun 2020,” ujar Sudarmaji, Kamis, (27/6/2024).
Selain mendekati Pemkot Blitar dan Askot PSSI Blitar selaku pengelola Stadion Soepriadi. Mereka juga terus berkomunikasi dengan pihak operator liga termasuk dengan PSSI. Manajemen Singo Edan berharap bisa berdiskusi soal rencana pengamanan ke Pemkot Blitar.
“Tetapi kita juga bersyukur kemarin ketua federasi (PSSI) menyatakan musim ini belum memungkinkan pertandingan dihadiri oleh suporter tim tamu itu yang menjadi salah satu yang perlu kita diskusikan,” ujar Sudarmaji.
Sudarmaji menuturkan, dalam waktu dekat mereka akan bertemu dengan Pemerintah Kota Blitar. Manajemen akan menjelaskan cara pengamanan agar tidak menimbulkan kekhawatiran bagi warga Blitar.
“Jika saat ini kan kita lebih mengedepankan regulasi yang sangat security (keamanan) nah itu yang terus kita lakukan komunikasi. Insya Allah dalam pekan ini kita akan bertemu dengan pemerintah Kota Blitar termasuk dengan PSSI selaku pengelola stadion karena stadion Soepriadi dikelola oleh Askot PSSI Blitar,” ujar Sudarmaji. (luc/ian)






