Bangkalan (beritajatim.com) – Seorang pria ambruk saat hendak nyawer biduan di orkes dangdut di Desa Patenteng, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, Senin (24/6/2024) malam. Bahkan, pria berinisial MR (54) itu meninggal ketika dilarikan ke puskesmas terdakat.
Kapolsek Modung, Iptu Suyanto mengatakan kejadian bermula saat MR, warga Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, pulang ke Bangkalan untuk berobat.
MR merupakan warga setempat yang merantau ke Sumatera dan menetap disana. Ia sengaja pulang ke Bangkalan untuk berobat karena ia memiliki riwayat sakit jantung.
“Jadi korban itu pulang sendirian niatnya berobat karena punya sakit jantung,” terangnya, Selasa (25/6/2024).
Namun, sebelum berangkat berobat, ia mampir ke sebuah hajatan pernikahan yang kebetulan ada hiburan orkes dangdut. MR lalu datang ke acara itu untuk nyawer biduan yang bernyanyi.
“MR ini naik ke panggung dan menuker uang. Belum sempat nyawer lalu pingsan,” tambahnya.
Melihat MR pingsan, warga lalu membopongnya turun dari atas panggung untuk dibawa ke puskesmas, namun di tengah jalan MR meninggal.
“Meninggal dunia saat perjalanan menuju Puskesmas diduga, MR meninggal dunia akibat mengalami lemah jantung. Sebab, saat tiba di Madura ia berniat mengobati penyakit jantungnya,” tandasnya. [sar/beq]






