Balikpapan (beritajatim.com) – PT Brantas Abipraya (Persero) menunjukkan komitmennya dalam membangun infrastruktur di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Perusahaan ini bekerja sama dengan maskapai Pelita Air, anak perusahaan PT Pertamina (Persero), dan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) untuk mendukung moda transportasi, terutama selama momen mudik lebaran bagi pekerja konstruksi.
Dalam kerja sama ini, pesawat Hercules digunakan untuk memudahkan transportasi para pekerja konstruksi di IKN.
Direktur Utama Brantas Abipraya, Sugeng Rochadi, menjelaskan bahwa sinergi ini penting untuk memastikan operasional perusahaan berjalan lancar.
“Moda transportasi penerbangan menjadi kunci sukses dalam mengantarkan pekerja ke lokasi proyek Brantas Abipraya di IKN,” kata Sugeng Rochadi dalam keterangan tertulis, Senin (24/6/2024).
Sebanyak 378 pekerja konstruksi yang berasal dari seluruh wilayah Indonesia telah merasakan manfaat fasilitasi moda transportasi saat lebaran lalu.

Ini merupakan bentuk apresiasi tinggi bagi mereka yang berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur IKN. Brantas Abipraya memfasilitasi moda transportasi agar pekerja dapat kembali sesuai jadwal dan mendukung percepatan pembangunan di IKN.
Selain itu, Brantas Abipraya sedang mengerjakan beberapa proyek infrastruktur di IKN, termasuk Penataan Sumbu Kebangsaan dengan konsep Future Smart Forest City of Indonesia di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).
Perusahaan ini juga membangun Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) yang berkontribusi dalam menjaga lingkungan dan mendorong daur ulang.
Arviga Bigwanto, SVP Divisi Operasi I Brantas Abipraya, menjelaskan bahwa TPST ini akan mengendalikan kerusakan dan pencemaran lingkungan selama masa konstruksi.
“Dalam pembangunan TPST inipun, Brantas Abipraya akan melakukan pengendalian kerusakan dan pencemaran lingkungan pada masa konstruksi,” imbuh Arviga Bigwanto, SVP Divisi Operasi I Brantas Abipraya.
Selain itu, Brantas Abipraya baru saja menyelesaikan Bendungan Sepaku Semoi, satu-satunya bendungan di IKN. Bendungan ini berlokasi di Kabupaten Penajam Paser, Kalimantan Timur, dan telah diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.
Bendungan Sepaku Semoi akan menyuplai air baku dengan kapasitas 2.000 liter per detik untuk IKN dan 500 liter per detik untuk Balikpapan. Selain itu, bendungan ini juga dapat menjadi solusi banjir di IKN.
Bendungan ini nantinya dapat menyuplai air untuk IKN. Dipastikan, Bendungan Sepaku Semoi ini siap memasok air baku dengan kapasitas sebesar 2.000 liter per detik untuk IKN dan 500 liter per detik untuk Balikpapan.
Dengan luas genangan 322 hektar dan kapasitas tamping 16,17 juta meter kubik, nantinya bendungan ini juga dapat menjadi solusi banjir di IKN. Guna menanggulangi luapan air hujan, BUMN ini juga melakukan pembangunan 14 Embung KIPP di IKN.
“Embung itu berfungsi mengendalikan potensi banjir di Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara di Kalimantan Timur. Selain itu, belasan embung ini dibangun dengan tujuan memerindah kota serta mendinginkan suhu udara yang terkadang terasa cukup panas,” jelas Sugeng Rochadi, Direktur Utama Brantas Abipraya.
Dikatakannya juga saat ini Brantas Abipraya tengah melakukan percepatan pembangunan jaringan perpipaan transmisi air minum Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Sepaku. Hal ini dilakukan guna memenuhi kebutuhan air bersih, pasalnya air baku merupakan salah satu infrastruktur utama yang diperlukan di IKN.
Sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di IKN, Brantas Abipraya juga mengerjakan beberapa paket pekerjaan jalan, diantaranya adalah pembangunan Jalan Bebas Hambatan Seksi 6B, Tol Seksi 3A Karangjoang-KTT Kariangau dan Pembangunan Jalan Akses Kerja Sub BWP 1B 1C. (ted)






