Bojonegoro (beritajatim.com) – Sebanyak tiga jemaah haji asal Kabupaten Bojonegoro tahun 2024 dikabarkan meninggal dunia di Makkah. Kabar duka itu disampaikan oleh Kasi Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro, Abdullah Hafidz yang mendampingi jamaah di Tanah Suci.
Tiga jemaah haji yang meninggal dunia itu, Sri Hartini Broto Adi Sastro (60), warga Dusun Bulu Desa Simorejo Kecamatan Kepohbaru yang meninggal sekitar pukul 05.10 WAS dan Pasokan Sarbidin Sodimedjo, asal Dusun Soko Desa Sendangharjo Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro, sekitar pukul 11.05 Waktu Arab Saudi (WAS), Sabtu (8/6/2024).
Sebelumnya, satu jemaah juga meninggal dunia pada Jum’at (24/5/2024) atas nama Sutarso jemaah asal Desa Panjunan Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro, karena sakit jantung.
Menurut Abdullah Hafidz, dua jemaah yang meninggal pada Sabtu lalu itu, merupakan jemaah SUB 03 hotel 902 kamar 413 bernama Pasikin Sarbidin Sodimedjo. Sebelum meninggal, jemaah tersebut pada Jum’at pagi, masih seperti biasanya dan tidak pernah mengeluh sakit.
Namun sekitar pukul 10.30 WAS, Fuad, rekan sekamar Pasikin, sedang di kamar mandi. Saat itu ada jemaah lain bernama Karom, melihat ke kamar 413 mengetahui Pasikin merasa lemas. “Sehingga dipanggil istri Pasikin yang ada di kamar lain dan akan memanggil dokter kloter,” jelasnya.
Setelah tim kesehatan kloter datang di kamar melakukan pemeriksaan, ternyata Pasikin sudah tidak bernafas sekitar pukul 11.05 WAS. Berdasarkan keterangan teman sekamar dan istrinya, tim kesehatan kloter bahwa Pasikin memang sudah mengidap penyakit paru.
“Sehingga selalu mendapat perhatian dan pemeriksaan rutin. Almarhum di makamkan di Syaraya,” terang Hafidz.
Ditambahkan Hafidz, sementara itu jemaah lainnya Sri Hartini Broto Adi Sastro (60), warga Dusun Bulu Desa Simorejo Kecamatan Kepohbaru, yang tergabung di kloter SUB 01 rombongan 6 Hotel 901 sektor 9, meninggal dunia pada Sabtu sekitar pukul 05.10 WAS. [lus/but]






