Gresik (beritajatim.com) – Guru salah satu SD di Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Siswanto kaget melihat ular piton dengan panjang 1,5 meter di dalam kamar mandi. Saat itu, dia hendak buang air kecil.
Tak ingin murid dan dirinya celaka, Siswanto langsung meminta rekannya sesama guru untuk menangkap ular tersebut. Setelah tertangkap dan dimasukkan ke dalam karung, pihak sekolah melaporkan ke Pos Damkarla Dukun Gresik.
“Kami langsung meminta bantuan ke pos Damkarla Dukun untuk mengevakuasi ular piton yang dikuatirkan membahayakan murid dan guru,” ujar Siswanto, Selasa (11/6/2024).
Sementara petugas piket Damkarla Gresik, Mangara Darmawan menuturkan, setelah menerima laporan ada ular piton di kamar mandi, anggota segera menuju ke lokasi.
“Ada 5 orang yang bertugas mengevakuasi ular piton 1,5 meter yang bersembunyi di dalam kamar mandi. Saat tim kami datang ular tersebut sudah dievakuasi ke dalam karung lalu kami amankan,” tuturnya.
Masih menurut Darmawan, kejadian ular masuk ke pemukiman warga dan sekolah kerap kali terjadi. Untuk itu, dirinya menghimbau kepada warga tidak panik saat ada ular bersembunyi.
“Jangan panik kalau ada ular, segera lokalisir tempat persembunyiannya. Kemudian melaporkan ke pos Damkarla. Jangan mengevakuasi sendiri jika kuatir digigit,” paparnya. [dny/beq]






