Lamongan (beritajatim.com) – Sebanyak 100 tenaga kesehatan hewan diberangkatkan untuk melaksanakan pemeriksaan ante-post morten hewan jelang Idul Adha 1445 H atau Hari Raya Kurban tahun 2024.
Seratus tenaga kesehatan yang tergabung dalam tim pemeriksa itu terdiri dari medik veteriner (dokter hewan pemerintah dan dokter hewan mandiri), paramedik veteriner, pelajar dan mahasiswa. Mereka diterjunkan ke masjid dan tempat pemotongan hewan di seluruh kecamatan yang telah mendaftar di Dinas Peternakan dan Kesehatan hewan.
Bupati Lamongan Yuhronur Effendi usai memberangkatkan 100 tenaga kesehatan hewan itu menyampaikan bahwa pemeriksaan bakal dimulai pada tanggal 14 Juni (H-3) sampai 19 Juni 2024 (H+3).
Menurutnya, pemeriksaan tersebut ditujukan untuk memastikan kesehatan hewan sebelum dipotong maupun kelayakan daging untuk dikonsumsi. Dengan begitu, masyarakat bisa menerima daging kurban secara aman, sehat, utuh dan halal (ASUH).
“Kami memberangkatkan para petugas peternakan atau dokter hewan, maupun lainnya yang akan memeriksa hewan-hewan kurban dalam kesiapan Idul Adha,” tutur Bupati Yuhronur, Minggu (9/6/2024).
Tak hanya itu, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan juga telah melakukan berbagai kegiatan menjelang Idul Adha, mulai dari pemeriksaan kesehatan hewan melalui safari HJL dan pengawasan lalu lintas hewan ternak guna mencegah penyebaran penyakit hewan menular strategis.
Bahkan, hari ini juga digelar pameran hewan eksotis di Alun-Alun Lamongan dengan menampilkan sebanyak 719 ekor mulai dari jenis reptil, kucing, hingga unggas. Dalam agenda tersebut, juga terdapat posyandu kucing yang diikuti oleh 100 ekor.
“Mudah-mudahan pameran hewan eksotis hari ini dan kegiatan hari jadi (HJL) bisa memberikan motivasi, semangat, dan spirit bagi seluruh masyarakat untuk terus berkinerja dan bekerja dengan baik di Lamongan yang kita cintai,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan Shofiah Nurhayati menjelaskan, pameran hewan eksotis yang masuk dalam rangkaian Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-455 ini menyajikan 12 produk unggulan UMKM hasil peternakan.
“Di tanggal 1 Juni kemarin hari susu sedunia, jadi kita ada agenda minum susu bersama-sama, karena susu adalah nutrisi terbaik yang diproduksi dari protein hewani,” ungkapnya.[riq/aje]






