Mojokerto (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto mengenalkan maskot Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Si Galih. Si Galih akronim dari Si Warga Memilih tersebut dikenal saat Peluncuran Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto di Lapangan Pacing, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (8/6/2024).
Si Galih digambarkan dengan burung garuda yang merupakan lambang Negara Republik Indonesia. Diambil dari Kesultanan Sintang yang berdiri pada abad ke-13 masehi atau sekitar tahun 1262 Masehi. Burung garuda yang kini menjadi lambang Negara Republik Indonesia merupakan suatu gambar yang diajukan oleh Sultan Pontianak.
Yang kemudian disetujui Presiden Soekarno menjadi lambang Negara yang menjadi dasar negara, Pancasila. Asesoris yang digunakan Si Galih terdapat tiga elemen yaitu mahkota, kalung melati dan bantengan yang dimaknai sebagai sebuah kejayaan, api suci, hingga tantri trisakti.
Sebagai maskot, Si Galih memakai pakaian merah putih. Warna yang melambangkan Republik Indonesia. Warna merah putih menunjukkan karakter yang memiliki jiwa nasionalisme. Si Galih juga menunjukan suka cita pesta demokrasi melalui ekspresi wajah yang ceria.
Ekspresi Si Galih dimaknai dengan optimisme serta keyakinan, sebagai harapan bahwa Pilkada Mojokerto 2024 merupakan terselenggara dengan riang dan gembira. Selain itu, Si Galih juga digambarkan dengan melambaikan tangan sebagai suatu ajakan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Mojokerto.
Untuk menggunakan hak pilihnya pada penyelenggaraan Pilkada Kabupaten Mojokerto pada tanggal 27 November 2024. Adapun warna yang diterapkan dalam maskot Si Galih terdapat empat warna yaitu hitam, merah, kuning dan putih. Yang mana masing-masing warna memiliki makna.
Warna hitam merupakan warna yang diartikan sebagai simbol keceriaan dan kehormatan. Warna merah menjadi simbol keberanian. Warna kuning merupakan warna yang diartikan sebagai simbol harapan dan keyakinan, sedangkan warna putih merupakan warna yang diartikan sebagai simbol kesucian.
Maskot Si Galih merupakan desain dari M Amin warga Pasuruan. Dengan maskot yang didesain tersebut, ia mendapatkan hadiah dari KPU Kabupaten Mojokerto sebesar Rp10 juta. Sementara jingle Ayo Memilih merupakan karangan dari Dedy Prayoga warga Kota Mojokerto yang mendapatkan hadiah sebesar Rp20 juta
Ketua KPU Kabupaten Mojokerto, Muslim Buchori mengucapkan terima kasih kepada para undangan dan masyarakat Kabupaten Mojokerto. “Pelaksanaan Pilkada akan digelar pada tanggal 27 November 2024. Saya berharap seluruh masyarakat Kabupaten Mojokerto hadir,” ungkapnya.
Pihaknya berharap masyarakat Kabupaten Mojokerto datang berbondong-bondong ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menggunakan hak pilihnya. Pihaknya juga berharap kepada seluruh stockholder di Kabupaten Mojokerto ikut serta menjaga kondusifitas dalam pelaksanaan Pilkada 2024.
“Saya berharap nanti pelaksanaan Pilkada yang aman, damai, sejuk serta kondusif sehingga melahirkan seorang pemimpin di Kabupaten Mojokerto yang memang benar-benar sesuai dengan harapan masyarakat Kabupaten Mojokerto,” harapnya.
Turut hadir dalam Peluncuran Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, perwakilan Komisioner KPU Jawa Tjmur Miftakul Rozal, Kapolres Mojokerto AKPB Ihram Kustarto dan sejumlah stockholder terkait. [tin/kun]






