Madiun (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Madiun (Pemkab Madiun) mengusulkan formasi sebanyak 618 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di tahun 2024.
Hal ini dilakukan untuk mengatasi kekurangan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan memasuki masa purna tugas pada tahun 2024.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Madiun, Heru Kuncoro, mengatakan bahwa sebanyak 408 ASN di lingkup Pemkab Madiun akan memasuki purna tugas pada tahun 2024.
Para ASN tersebut berasal dari berbagai kategori, seperti tenaga pendidik, tenaga profesional, dan tenaga lainnya.
Heru menjelaskan bahwa banyaknya posisi yang ditinggal tidak bisa langsung diisi semua.
Pihaknya akan memanfaatkan ASN yang ada secara bertahap dan membuka rekrutmen PPPK untuk mengisi kekurangan tersebut.
“Langkah yang dilakukan berikutnya adalah rekrutmen yang sudah masuk P3K sebanyak 618, itu juga meliputi 380 tenaga pendidik, kesehatan, tenaga teknis. Serta akan kami buka formasi P3K dan CPNS,” ujar Heru pada Jumat (7/6/2024).
Mengenai jumlah formasi PPPK dan CPNS yang akan dibuka, BKPSDM masih menunggu persetujuan dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB).
“Belum ada informasi lebih lanjut. Semoga bisa turun dan bisa pembahasan lebih lanjut,” pungkas Heru. [fiq/ian]






