Lamongan (beritajatim.com) – Dua rumah milik warga di Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan hangus terbakar. Diduga, insiden kebakaran ini diakibatkan oleh korsleting listrik hingga menyebabkan kerugian ratusan juta, Rabu (5/6/2024).
Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, dua rumah itu tepatnya berada di Dusun Doro, RT 04 RW 02, Desa Karangwedoro, Kecamatan Turi, yang masing-masing milik Markan (55) berukuran 6×25 meter persegi dan Ngasipah (70) yang berukuran 6×20 meter persegi.
Kebakaran ini pertama kali diketahui oleh salah satu warga setempat bernama Hj. Nur Hayatun (52), pada sekira pukul 09.30 WIB. Mulanya, ia melihat kepulan asap tebal yang berasal dari teras samping rumah Ngasipah.
“Api itu muncul dari teras samping rumah milik saudara Ngasipah, yang digunakan sebagai dapur darurat selama rumahnya direnovasi,” kata Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Andi Nur Cahya.
Ipda Andi menjelaskan, saksi Nur Hayatun lalu sontak berteriak meminta tolong kepada warga sekitar saat melihat api yang semakin membesar. Terdapat saksi lain yang melihat kebakaran ini saat kejadian, di antaranya Faiz (36) dan Rokim (42).
Kala kejadian, pemilik rumah Ngasipah berada di rumah tetangganya. Sementara Markan bersama istrinya pergi ke sawah. Dua rumah itu dalam keadaan kosong dan sama-sama ditinggalkan oleh pemiliknya.
Atas kejadian tersebut, masyarakat sekitar kemudian bergegas untuk memadamkan api secara gotong royong. Nahasnya, upaya mereka tak membuahkan hasil dan tak mampu menjinakkan api yang melumat rumah korban.
Informasi dari warga, api justru semakin membesar hingga menjalar ke rumah lainnya milik Markan. Rumah Ngasipah terbuat dari tembok dan semi kayu. Sedangkan rumah Markan seluruhnya terbuat dari kayu.
“Kebakaran tersebut diduga bermula dari arus pendek alat penanak nasi yang berada di teras samping dapur darurat rumah milik Ngasipah,” terang Andi.
Lebih lanjut, Andi menambahkan, warga lantas melaporkan kejadian ini kepada petugas pemadam kebakaran dan Polsek Turi. Api baru bisa dipadamkan sekira pukul 12.00 WIB.
Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian yang ditimbulkan mencapai ratusan juta. Bangunan rumah tampak ludes terbakar, termasuk surat-surat berharga, uang tunai, dan perabotan rumah tangga lainnya.
“Pemilik rumah belum bisa dimintai keterangan terkait kejadian ini karena masih shock. Total kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp300 juta,” pungkas Andi.[riq/ted]






