Pasuruan (beritajatim.com) – Kecil-kecil cabe rawit, begitulah sebutan dua anak yang berhasil juarai perlombaan bela diri tingkat Provinsi Jawa Timur. Kedua anak tersebut yakni Bima Maulana Muhammad dan Gibran Ahmad Mawardi.
Keduanya ini masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) kelas 3 atau setara dengan usia 9 tahun. Keduanya ini berhasil menduduki juara ketiga dalam perlombaan Shorinji Kempo antar Dojo se-Jatim.
“Kami memberangkatkan beberapa petarung dalam kejuaraan antar Dojo se-Jatim tahun 2024 ini. Dari beberapa petarung yang kami bawa ada dua yang berhasil jadi juara,” jelas Silva pelatih Judo Maarif Pandaan, Senin (3/6/2024).
Silva juga mengatakan bahwa muridnya tersebut telah mengalahkan puluhan petarung yang juga turut serta dalam kejuaraan kali ini. Bahkan lawan yang paling berat menurutnya yakni saat melawan anak yang sudah berusia 12 tahun.
Tak mudah bagi Silva melatih bela diri Kempo di usia muridnya yang masih terbilang anak-anak dan masih terlena dalam permainan. Selama melatih murid-muridnya tersebut dia selalu menambah rasa sabarnya dan percaya bahwa murid yang berlatih saat ini akan mendapat juara.
“Saya yakin teman-teman ini akan mendapatkan nomor juara dan saya selalu optimis meski sangat sulit buat melatihnya. Akhirnya kesabaran ini membuahkan hasil dan mendapat juara ketiga,” tambahnya.
Kedua mirid sekolah dasar yang menjuarai pertandingan antar Dojo Jatim ini baru saja memulai debutnya yang pertama. [ada/suf]






