Mojokerto (beritajatim.com) – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengeluarkan 65 rekomendasi untuk bakal calon kepala daerah Kabupaten/kota se-Indonesia, pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024. Dari 65 daerah tersebut tidak ada rekomendasi untuk Kota Mojokerto.
Meski begitu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kota Mojokerto, Junaedi Malik optimis bakal calon Wali Kota Mojokerto ini mendapatkan rekomendasi dari partai dengan lambang bola dunia ini. Ini lantaran, DPC PKB Kota Mojokerto telah berkoalisi dengan Partai Gerindra dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Wakil Ketua Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Mojokerto ini yakni, koalisi yang dibangun berpasangan dengan Ketua DPC Partai Gerindra Kota Mojokerto, M Harun akan direstui DPP PKB. Menurutnya, rekomendasi tersebut akan terealisasi setelah adanya komunikasi intensif antara pimpinan PKB dan Gerindra.
“Beberapa hari kemarin sudah saya laporkan dinamika terbangunnya koalisi PKB, Gerindra, dan PPP, dan direspons Gus Halim (Ketua Desk Pilkada PKB, Halim Iskandar) dengan baik. 65 daerah itu sudah clear dari awal koalisi di tingkat daerah, sementara kami (Junaedi-Harun) baru clear dengan Gerindra minggu kemarin,” ungkapnya, Sabtu (1/6/2024).
Juned (sapaan akrab, red) mengklaim bahwa koalisinya telah diterima di pimpinan PKB, Gerindra di tingkat Jawa Timur. Sehingga menurutnya, selangkah lagi rekomendasi dari DPP PKB dan Partai Gerindra bisa dipegang keduanya setelah mendapat restu dari pimpinan DPP PKB dan Gerindra.
Pasangan Junaedi-Harun diproyeksikan menjadi calon lawan kuat bagi bakal calon petahana, Ika Puspitasari. Sekedar diketahui, setelah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Persatuan Pembagunan (PPP) Kota Mojokerto berkoalisi dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Mojokerto tahun 2024, kini giliran Partai Gerindra merapat.
Ketiganya akan berkoalisi. Dengan dua kursi di parlemen, kini koalisi yang dikomandani Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kota Mojokerto, Junaedi Malik memiliki tujuh kursi legislatif. Sehingga jumlah kursi tersebut sangat cukup untuk maju bertarung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), 27 November mendatang.
Koalisi dengan tujuh kursi ini akan mengusung Ketua DPC PKB Kota Mojokerto Junaedi Malik sebagai Bakal Calon Wali Kota, dan Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto, Moh Harun sebagai Bakal Calon Wakil Wali Kota Mojokerto. Pasangan Juned-Harun dipastikan akan melawan Petahana, Ika Puspitasari.
Duet Junaedi-Harun ini mendapatkan dukungan dari tiga partai, yakni PKB dengan empat kursi, Partai Gerindra dengan dua kursi dan PPP denhan satu kursi. Deklarasi dukungan tersebut dilakukan di salah satu cafe di Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, Sabtu (25/5/2024). [tin/ian]
![Pasangan Juned-Harun Optimis Raih Rekomendasi dari DPP PKB di Pilwali Mojokerto Deklarasi dukungan Pasangan Juned-Harun di salah satu cafe di Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, Sabtu (25/5/2024). [Foto : dok]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2024/06/IMG-20240525-WA0010_wHUCpiEO4W-1024x768.jpeg)






