Surabaya (beritajatim.com) – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Surabaya Timur terus dikebut Pemkot Surabaya. Saat ini, progres pembangunan infrastruktur RSUD tersebut telah mencapai 43%, melampaui target yang direncanakan 37%.
“Kalau sesuai time schedule, targetnya 37%, tapi hari ini sudah mencapai 43%,” ujar Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Senin (13/5/2024).
Dalam tiga minggu ke depan, Eri menargetkan titik puncak bangunan (topping off) RSUD Surabaya Timur akan selesai. “Informasinya, tiga minggu lagi akan topping off. Jadi harapan saya, setiap minggu dikontrol terus,” ujarnya.
Dengan progres yang pesat ini, Eri optimis RSUD Surabaya Timur yang terletak di Jalan Medokan Asri Tengah, Kecamatan Rungkut, Surabaya, dapat beroperasi pada bulan September 2024 mendatang.
“Semoga nanti ketika bulan September ini selesai, SLF dan perizinannya selesai, langsung (dibuka) untuk warga Surabaya,” harap Eri.
Eri pun meminta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya untuk segera menyiapkan sertifikat laik fungsi (SLF) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya untuk menyiapkan perizinan.
“Ini bagus pekerjaannya, bisa dibuat contoh oleh teman-teman yang lainnya untuk mengerjakan struktur, terutama untuk gedung-gedung pemerintah kota,” ujar politisi PDIP ini.
Eri berharap pembangunan RSUD Surabaya Timur dapat meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah timur Surabaya. RSUD ini akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern dan layanan kesehatan yang lengkap. [asg/but]






