Sumenep (beritajatim.com) – Siapa tidak kenal dengan Said Abdullah? Politisi kawakan yang kenyang makan ‘asam garam’ dunia perpolitikan tanah air ini cukup populer sosoknya. Putra asli Sumenep, Madura yang didaulat menjadi Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI ini pun dikenal tegas bicara soal ‘keamanan’ uang negara.
Said Abdullah kerap bicara lantang mengkritisi kebijakan Pemerintah dalam penggunaan anggaran yang dinilai tidak memihak rakyat. Bahkan, tanpa ‘tedeng aling-aling’, Said Abdullah berani menolak apabila kebijakan yang diambil pemerintah secara nyata justru menambah beban masyarakat.
Contohnya ketika Pemerintah akan menaikkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 11 persen ke 12 persen pada 2025. Said tegas menentang rencana tersebut, karena dianggap menimbulkan dampak buruk pada masyarakat. Diantaranya akan terjadi penurunan tingkat konsumsi masyarakat sebesar 3,2 persen serta anjloknya upah minimun. Belum lagi ancaman krisis ekonomi global.
Keberaniannya menjaga amanah keamanan keuangan negara serta keberpihakannya pada rakyat membuatnya layak disebut sebagai tokoh inspiratif. Karena itu, di momen 18 tahun beritajatim.com, MH Said Abdullah pun mendapatkan Berita Jatim Award sebagai ‘Tokoh Penjaga Keamanan Uang Negara’.
Pemimpin Redaksi Beritajatim.com, Dwi Eko Lokononto mengatakan penghargaan tersebut memang diberikan khusus kepada orang-orang hebat yang mampu menginspirasi orang lain dengan kiprahnya.
“Pak Said ini punya komitmen kuat menjaga keamanan anggaran negara dari potensi penyalahgunaan yang berujung membebani rakyat. Jadi wajar kalau beliau ini mendapat anugerah sebagai tokoh inspiratif penjaga keamanan uang negara,” ujarnya.
Penghargaan istimewa tersebut diberikan saat puncak Perayaan Hari Ulang Tahun ke-18 Beritajatim.com di Ballroom Whiz Luxe Hotel Spazio Surabaya, Kamis (02/05/2024). HUT ini bertema ’18 Tahun Beritajatim, Unlimited Make Everything Possible’, meneguhkan kolaborasi untuk keberlanjutan media.
“18 tahun ini menjadi bukti keseriusan kami menjaga ekosistem media digital. 18 tahun ini juga menjadi manifestasi komitmen kami yang tidak main-main mempertahankan kualitas produk jurnalistik, memelihara jaringan, serta menumbuhkan iklim bisnis yang sehat,” ucapnya. (tem/kun)






