Surabaya (beritajatim.com) – Sub Holding Upstream Pertamina Regional Indonesia Timur menunjukkan komitmennya dalam menyeimbangkan bisnis minyak dan gas bumi (migas) dengan kelestarian lingkungan hidup. Berbagai program inovatif dan inspiratif telah dijalankan, mulai dari penanaman pohon, pembuatan briket dari sampah, hingga pemanfaatan botol bekas dan plastik.
Pertamina memahami bahwa bisnis migas harus mematuhi peraturan yang berlaku dan memiliki tanggung jawab untuk menjaga kelestarian lingkungan. Setiap ikhtiar untuk mengambil sumber daya alam harus diiringi dengan upaya untuk melestarikan bumi.
“Kami bersyukur atas penghargaan yang diterima dalam kategori korporasi ramah lingkungan. Ternyata apa yang kami lakukan selama ini diperhatikan dan diapresiasi,” kata Jemy Oktavianto, Produktion and Project Senior Manager Zona 11, Kamis (2/5/2024).
Komitmen Sub Holding Upstream Pertamina Regional Indonesia Timur terhadap lingkungan hidup dibuktikan dengan program-program yang komprehensif di setiap wilayah operasinya.
Sub Holding Upstream Pertamina Regional Indonesia Timur berlandaskan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Keberlanjutan menjadi prioritas utama, sehingga aspek lingkungan menjadi parameter utama dalam operasi primer dan sekunder.
Upaya Sub Holding Upstream Pertamina Regional Indonesia Timur dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup telah diakui dengan penghargaan Beritajatim Award kategori Koorporasi Peduli Lingkungan. Penyerahan penghargaan dilakukan di Surabaya, Kamis (2/5/2024).
Bagi manajemen perusahaan, hal terpenting adalah program-program konservasi lingkungan hidup ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan memastikan kelestarian industri yang ramah terhadap kehidupan.
“Harapannya tetap memberikan informatif untuk perkembangan dan inovasi Jawa Timur. Sehingga eksistensi Jatim, semakin terasa bagi masyarakat Jawa Timur,” tutupnya. [ada/but]






