Kediri (beritajatim.com) – Persik Kediri memasang target untuk mencuri poin saat memantang tuan rumah Bhayangkara FC dalam lanjutan kompetisi BRI Liga 1 Indonesia 2023/2024 sore nanti. Laga akan tersaji di stadion PTIK Jakarta, pada Selasa (16/4/2024).
“Kami harus fokus kepada tim sendiri, secara klasemen memang terlihat Persik lebih unggul tetapi Bhayangkara FC tetap tim bagus dan punya materi yang baik. Jadi hasil akhir tetap akan ditentukan oleh siapa yang lebih bekerja keras nantinya,” ungkap pelatih Persik Kediri, Marcelo Rospide.
Diakui Marcelo, apalabila timnya sedikit kurang maksimal dalam pertandingan tandang ini. Tetapi, mereka memasang target maksimal untuk menjaga asa lolos ke babak championship series nantinya.
Saat ini, skuad Macan Putih masih berada di posisi 6 klasemen sementara. Sehingga, anak asuh Marcelo Rospide itu memiliki kans besar untuk lolos ke babak 4 besar, dengan catatan memaksimalkan 4 laga terakhir di penghujung musim ini.
Tetapi pelatih asal Brasil ini enggan mengomentari pertandingan ini yang akan menjadi laga penentuan bagi skuad Bhayangkara FC untuk bertahan di kasta tertinggi sepakbola Indonesia.
“Tentu kami tahu betapa pentingnya laga ini untuk tim tuan rumah, tapi kondisi ini bukan sesuatu yang kami inginkan, tetapi Persik pun punya kepentingan untuk meraih kemenangan agar terus menjaga asa lolos ke 4 besar. Jadi kami pastikan seluruh pemain akan berjuang maksimal, bermain disiplin dan efektif baik dalam bertahan maupun menyerang nantinya,” tegasnya.
Dirinya pun tidak menampik anak asuhnya kini juga tengah berada dalam kondisi psikologis yang tidak terlalu baik usai kehilangan fisioterapis Marcelo Araujo yang meninggal dunia, Jumat (12/4/2024) lalu.
“Kami semua tentu kehilangan, tapi saya sudah berbicara kepada seluruh pemain, hidup harus terus berlanjut dan semua sudah sepakat akan memberikan yang terbaik di sisa musim ini,” pungkasnya.
Daftar pemain Persik Kediri yang dibawa ke Jakarta :
Dikri Yusron, Eko Saputro, Anderson do Nasicemento, Hamra Hehanusa, Vava Mario, Yusuf Meilana, Nuri Fasya, Simen Lyngbo, Ahmad Agung Setiabudi, Ady Eko, Ze Valente, Bayu Otto, Renan Silva, M Supriadi, Miftahul Hamdi, M Khanafi, Flavio Silva, Arthur Irawan, Irfan Bachdim, Fitra Ridwan, Faris Aditama, Ferinando Pahabol. [nm/aje]






