Surabaya (beritajatim.com) – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, meninjau langsung kesiapan Pertamina Patra Niaga dalam menghadapi lonjakan konsumsi BBM dan elpiji selama mudik Lebaran di SPBU Ngagel, Surabaya, dan Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) di Tanjung Perak.
Menteri Arifin Tasrif optimistis bahwa stok BBM dan elpiji aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama mudik Lebaran tahun ini. Pertamina telah melakukan berbagai langkah antisipasi, seperti:
Memperkuat stok BBM dan Elpiji
Stok elpiji disiapkan untuk 12 hari ke depan, sedangkan stok BBM jenis Pertalite dan Solar untuk 20 hari, dan Pertamax untuk 35 hari.
“Saat ini sudah terjadi peningkatan permintaan 5 persen dan akan terus meningkat saat jelang lebaran nanti. Namun kami pastikan tidak ada lonjakan pembelian yang tajam karena libur lebaran tahun ini cukup panjang,” papar Arifin.
Arifin memprediksi grafik permintaan akan naik secara perlahan karena pemudik punya banyak waktu untuk libur lebaran.
Melakukan tera ulang secara berkala
Arifin juga mengingatkan pengusaha SPBU untuk melakukan peneraan ulang terutama jelang arus mudik. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada kecurangan dalam pendistribusian BBM.
“Dari saya saya amati proses tera ulang tadi, cukup bagus hasilnya. Tetapi alat tera harus lebih update lagi menyesuaikan dengan peningkatan teknologi yang ada,” paparnya.
Memprediksi peningkatan konsumsi BBM
Pertamina Patra Niaga Region Jatimbalinus memprediksi konsumsi BBM jenis gasoline di wilayah Jatimbalinus akan mengalami peningkatan signifikan selama mudik Lebaran. Puncak kenaikan konsumsi diprediksi terjadi pada Sabtu (6/4/2024) dengan kenaikan hingga 38,8%.
Penurunan konsumsi gasoil subsidi diprediksi terjadi karena adanya pelarangan operasi kendaraan niaga yang mengangkut logistik selama masa mudik Lebaran.
Pertamina telah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi lonjakan konsumsi BBM dan elpiji selama mudik Lebaran, antara lain:
- Meningkatkan stok BBM dan elpiji: Stok BBM dan elpiji di seluruh wilayah Jatimbalinus telah ditingkatkan untuk memastikan ketersediaan selama mudik Lebaran.
- Menambah jam operasional SPBU: Jam operasional SPBU di beberapa lokasi strategis akan ditambah untuk melayani pemudik.
- Menyiagakan SPBU mobile: SPBU mobile akan disiagakan di beberapa titik keramaian untuk mengantisipasi lonjakan permintaan BBM.
- Memantau distribusi BBM dan elpiji: Pertamina akan terus memantau distribusi BBM dan elpiji untuk memastikan tidak ada kelangkaan.
Masyarakat diimbau untuk tidak panik dan membeli BBM dan elpiji secukupnya. Pertamina berkomitmen untuk memastikan kelancaran distribusi BBM dan elpiji selama mudik Lebaran.[rea/but]







