Surabaya (beritajatim.com) – Lotus Art Courses berkolaborasi bersama Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya, mewadahi kreativitas anak-anak Jawa Timur dalam acara lomba gambar.
Kerja sama positif ini merupakan kali kedua digelar. Adapun lomba kali ini mengangkat tema “Persaudaraan Indonesia dan Jepang”.
“Kami memberikan wadah untuk anak-anak Jawa Timur agar dapat berkreasi, berkarya, sekaligus merayakan hubungan diplomatik Indonesia-Jepang,” ujar I Putu Mahendra atau yang akrab dipanggil Hendra, selaku founder Lotus Art Courses.
Hendra juga menjelaskan bahwa ada 295 karya yang masuk. Di mana para peserta yang turut berpartisipasi ini terdiri dari usia 5-15 tahun.
“Dari ratusan karya yang masuk, kami pilih 15 karya terbaik dari tiga katagori usia. Dengan beberapa kriteria penilaian, termasuk kesesuaian tema, kreativitas, hingga orisinalitas,” imbuhnya.
Dalam penjurian sendiri, dilakukan oleh Hendra bersama Takeyama Kenechi, selaku Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya, dan Bima Dwi Satrian, selaku ilustrator.
Alesha Khaliluna Putri, salah satu peserta yang mendapatkan penghargaan karya terbaik katagori A usia 5-7 tahun, menceritakan bahwa ia mendapatkan ide dari sang ibunda untuk menggambar buto ijo dan hantu Jepang.
Peserta yang baru duduk di bangku kelas satu sekolah dasar tersebut, mengaku senang bisa mendapatkan penghargaan, berupa piala, sertifikat, mendali, dan goodybag.
“Semua peserta dengan indah menggambarkan budaya dan persahabatan antara kedua negara. Kami sangat terkesan dengan mereka. Selamat kepada para pemenang dengan karya seni yang luar biasa,” ujar Takeyama Kenechi, Konjen Jepang sekaligus juri lomba.
Adapun berikut ini nama-nama peserta yang mendapatkan penghargaan atas karya terbaik lomba gambar anak bertema “Persaudaraan Indonesia-Jepang”, di antaranya;
Katagori A (usia 5-7 tahun)
– Alesha Khaliluna Putri, judul “Para Hantu Liburan Bersama”
– Kilau Kirana Adni, judul “Band Tradisional Indonesia-Jepang”
– Al Bara Maharaja Yudianto, judul “Dancing Together Under The Firework”
– Venya Grace Mulia, judul “Berjalan-jalan Bersama Sahabat”
– Josh Taka, judul “Pe-Sumo yang kuat menggendong Anak-anak Indonesia Dibawah Pohon Sakura”
Katagori B (usia 8-11 tahun)
– Muhammad Althaf Hidayatullah, judul “Orang Indonesia dan Orang Jepang Bersenang-senang”
– Zhenaya Aghnarity I.M, judul “Best Friend From Japan”
– Nafisah Fitri Dini Hapsari, judul “Berkunjung ke Rumah Sahabat Penaku di Jepang”
– Cecile Bellvania S, judul “Playing Kite Together”
– Cheryl Awlia Syahwa, judul “Persahabatan Indonesia & Jepang Untuk Kemajuan Bangsa & Perdamaian”
Katagori C (usia 12-15 tahun)
– Anggita Rastriatry D.N, judul “Indonesia Japanese Culture Collaboration”
– Dyov Akbar Ikranagara, judul “Dua Negara yang Kaya Budaya”
– Alfarezel Nurul Fahriashif, judul “Perjamuan Untuk Sebuah Persahabatan”
– Joyce Patricia Ardino, judul “The Beauty of The Friendship Between Indonesia & Japan Through Art and Culture”
– Queensyah Faza N.R, judul “Budaya Kita”. (fyi/ian)






