Surabaya (beritajatim.com) – Polisi memeriksa total 7 saksi dalam kasus pembunuhan Hudoyo (45) pencari kepiting yang ditemukan di tengah tambak Sukolilo, Surabaya, Selasa (19/03/2024) kemarin.
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Hendro Sukmono mengatakan, selain anggota Unit Reskrim Polsek Sukolilo, pihaknya juga mengerahkan anggota dari Jatanras dan Resmob untuk memburu pelaku. Saksi yang diperiksa terdiri dari pemilik tambak, istri korban, dan teman-teman korban sesama pencari kepiting.
“Iya sudah 7 saksi yang kami periksa. Selebihnya masih dalam penyelidikan,” kata Hendro, Rabu (20/03/2024).
Terkait dengan dugaan pelaku yang disebut keluarga merupakan teman dekat dari korban Hudoyo, Hendro menegaskan, pihaknya menghargai berbagai informasi yang masuk ke kepolisian. Namun, untuk memastikan informasi itu, polisi masih melakukan pendalaman.
“Masih pendalaman dan penyelidikan terkait misteri kematian korban,” tutur Hendro.
Sebelumnya diketahui, warga Medokan Semampir, Surabaya berinisial Hudoyo (45) ditemukan tewas bersimbah darah di area Tambak Jalan Sukolilo Kasih, Selasa (19/03/2024). Jenazah itu ditemukan dua orang yang sedang mencari kepiting liar sekitar pukul 01.25 WIB.
Kepala BPBD Kota Surabaya, Agus Hebi mengatakan petugas baru melakukan evakuasi pada pukul 08.30 WIB karena tidak ada penerangan di lokasi sambil menunggu terik matahari. Lokasi penemuan sejauh 7 kilometer dari jalan raya dan tidak bisa diakses dengan mobil.
“Proses evakuasi tadi ada kendala karena mobil ambulans tidak dapat menjangkau langsung di titik mayat tersebut ditemukan karena aksesnya yang tidak bisa dilalui kendaraan roda empat,” kata Agus Hebi. [ang/but]






